Baca Juga: Sandiaga Uno Menparekraf Optimistis Pariwisata ASEAN Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Merujuk data UNWTO terbaru, tahun 2021 menjadi masa-masa di mana perjalanan wisatawan internasional anjlok 93 persen. Namun dengan kerja keras bersama, tahun 2022 jumlahnya dapat dipangkas hingga tinggal 77 persen.
"Ini tentu belum cukup, kita harus mempercepat langkah. Bukan berjalan kaki, tapi adalah marathon yang sangat panjang," kata Sandiaga.
Pertemuan ini kata Sandiaga, harus menjadi momentum bagi negara-negara dalam ASEAN Plus Three untuk memperkuat kolaborasi dan terus bekerja sama. Menekankan konsensus kolaboratif untuk bergerak maju dalam rencana kerja sama pariwisata ASEAN Plus Three tahun 2021-2025.
"Saya ingin mendengar lebih banyak tentang intervensi dan komentar dari semua negara anggota. Kami menjunjung tinggi gagasan kolaboraksi di mana kita semua bekerja sama dengan tindakan kolektif dan terukur mewujudkan ASEAN sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dunia. ASEAN bangga atas dukungan dialog dari mitra penting kita, seperti negara-negara Plus Three," ujar Sandiaga.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Kemenparekraf - Grab Indonesia Luncurkan ‘Numpang Pesona Jogja Istimewa’ Meriahkan ATF 2023
Sandiaga Uno Menparekraf Tinjau Sentra Vaksin Booster ke-2 di Kantor Kemenparekraf
Sandiaga Uno Kemenparekraf Gelar TRAVEX Forum Bisnis Pelaku Pariwisata Anggota ASEAN
Sandiaga Uno, ATF 2023 Hadirkan Pameran Pariwisata, UMKM, dan Festival Kuliner
Sandiaga Uno Menparekraf Cek Kesiapan Opening Ceremony ATF 2023
Sandiaga Uno Menparekraf Pastikan Persiapan Pameran ATF 2023 di Jogja Expo Center
Sandiaga Uno Menparekraf: Pekan Budaya Tionghoa Kampung Ketandan Perkuat Ekonomi Masyarakat Yogyakarta
Buka SEABEF, Sandiaga Uno Menparekraf Dorong ASEAN Sebagai Episentrum Event Berskala Internasional
Sandiaga Uno Menparekraf: ASEAN Harus Perkuat Kolaborasi Bangkitkan Ekonomi Melalui Pariwisata
Sandiaga Uno Menparekraf Optimistis Pariwisata ASEAN Mampu Hadapi Tantangan Ekonomi Global