Jajanan Khas Dodol Betawi Tidak Ada Matinya Sepanjang Masa

photo author
Ahmad Ikhsan, Warta Pesona
- Rabu, 31 Agustus 2022 | 15:16 WIB
Warung kelontong yang menjadi mitra bisnis dan sudah go digital dengan bekerja sama pada pemanfaatan aplikasi marketing digital hasil karya anak bangsa yang mampu meningkatkan pertumbuhan sistem prekonomian bangsa indonesia yang semakin membaik
Warung kelontong yang menjadi mitra bisnis dan sudah go digital dengan bekerja sama pada pemanfaatan aplikasi marketing digital hasil karya anak bangsa yang mampu meningkatkan pertumbuhan sistem prekonomian bangsa indonesia yang semakin membaik

WartaPesona.com - Sebagian besar masyarakat betawi asli dan warga Jakarta pada umumnya tidak asing lagi dengan olahan makanan khas asli Betawi yaitu dodol betawi yang memiliki slogan dodol Betawi tidak ada matinya sepanjang massa.

Dodol Betawi adalahn makanan warga Betawi asli yang merupakan suguhan khas untuk kegiatan event tertentu seperti hajatan sunatan, hajatan pernikahan maupun kegiatan serimonial lainnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Dukung Penyelenggaraan Indonesia Esports Summit 2022 di Bali Upaya Memperluas Lapangan Kerja

Makanan olahan sekelas dodol Betawi yang terbuat dari beras ketan dan sari gula aren yang dimasak dengan cara aduk ini, di masa milenial tidak sekadar sebagai sajian khusus akan tetapi menjadi jajanan khas, jajan rutin yang murah dan enak bagi semua warga Jakarta.

Hal ini dapat dibuktikan makin banyaknya industri kecil rumahan yang dibangun warga asli Betawi untuk memproduksi jajanan khas dodol Betawi guna memenuhi kebutuhan cemilan masyarakat jakarta.

Baca Juga: Haduh Masih Agustus Sebelum Diluncurkan Apple Desain iPhone 14 Sudah Ada Bocorannya, Berapa Harganya?

Salah satu industri kecil rumahan yang sudah puluhan tahun berkecimpung di ranah bisnis dodol betawi, adalah dodol betawi milik bang satibi, warga asli keturunan betawi yang terus mempertahankan dan menjalankan rumah produksi dodol asli betawi dan meneruskan tradisi orang tuanya sebagai keturunan betawi kebayoran lama. (Agus Sukmadi)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ahmad Ikhsan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X