Roti Buaya, makanan unik yang dilingkupi mitos horor masa lalu

photo author
Tim Warta Pesona 03, Warta Pesona
- Sabtu, 22 Juli 2023 | 18:46 WIB
Roti buaya, juga dikenal sebagai "roti hias buaya" atau "alligator bread" dalam bahasa Inggris, adalah jenis roti yang dibentuk menyerupai buaya.  (Instagram @rotibuayajkt)
Roti buaya, juga dikenal sebagai "roti hias buaya" atau "alligator bread" dalam bahasa Inggris, adalah jenis roti yang dibentuk menyerupai buaya. (Instagram @rotibuayajkt)

WartaPesona.com - Roti Buaya, atau dikenal juga dengan sebutan Roti Paung atau Roti Ular, adalah makanan manis yang terkenal di beberapa daerah di Indonesia.

Selain kenikmatannya, Roti Buaya juga dikelilingi oleh berbagai mitos dan cerita legenda yang menambah daya tariknya.

Mitos Roti Buaya berasal dari daerah-daerah tertentu di Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Baca Juga: Heidelberg, kota universitas di tepi Sunga Neckar Jerman yang dikenal romantis

Meskipun cerita dan detailnya bervariasi di berbagai daerah, inti dari mitos ini tetap sama.

Konon, Roti Buaya diduga berasal dari kisah seekor buaya yang berubah menjadi roti untuk menyesatkan manusia.

Menurut mitos tersebut, buaya yang dipercayai menjadi roti adalah buaya yang jahat atau memiliki kekuatan magis.

Dalam beberapa versi cerita, buaya tersebut sering mengganggu manusia atau bahkan memakan mereka.

Baca Juga: Brunei Darussalam, negara kecil yang kaya, produsen minyak terbesar di Asia Tenggara

Sebagai akibat dari perbuatannya, sang buaya dikenai kutukan oleh dukun atau tokoh spiritual setempat.

Kutukan itu mengubah buaya menjadi roti, dengan tujuan agar buaya tersebut tidak bisa menyesatkan manusia dengan cara yang lebih licik.

Dalam penampilan, Roti Buaya terlihat seperti roti biasa dengan bentuk yang memanjang dan tekstur yang lembut, sehingga mudah menarik perhatian orang-orang.

Mitos Roti Buaya mencerminkan kepercayaan dan budaya yang kaya di masyarakat setempat.

Cerita ini sering digunakan sebagai peringatan bagi manusia agar tidak terpedaya oleh penampilan yang menipu atau kejahatan yang disembunyikan di baliknya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X