Tari Kuda Renggong Sumedang, punya sejarah dan makna filosofi, konon ada sejak abad 16 Masehi

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Selasa, 4 Juli 2023 | 07:57 WIB
Kesenian Kuda Renggong merupakan warisan budaya Sumedang Jawa Barat.  (sisemar.sumdengkab.go.id)
Kesenian Kuda Renggong merupakan warisan budaya Sumedang Jawa Barat. (sisemar.sumdengkab.go.id)

Baca Juga: Gurihnya Sate Ayam Madura: Warisan Kuliner yang Menggoda Lidah

Selain tarian, kesenian Kuda Renggong juga melibatkan kemahiran mengendarai kuda.

Para penari yang sedang menari akan melakukan berbagai trik dan gerakan di atas kuda.

Mereka menunjukkan kemampuan mengendalikan kuda dengan anggun dan penuh kepercayaan diri, mencerminkan keharmonisan antara manusia dan binatang.

Kuda Renggong Sumedang bukan hanya seni hiburan semata, tetapi juga menyimpan makna filosofis dan simbolisme yang mendalam.

Pertunjukan ini sering kali mencerminkan perjuangan manusia dalam menghadapi berbagai rintangan dalam kehidupan.

Kekuatan dan kegigihan penari melambangkan semangat juang dan keberanian dalam menghadapi tantangan kehidupan.

Selain itu, dalam seni Kuda Renggong, kuda juga mempunyai makna simbolis yang penting.

Kuda merupakan simbol keberanian, kecepatan, dan kebebasan.

Di sinilah kebersamaan antara penari dan kuda menggambarkan keharmonisan dan kesatuan alam serta manusia.

Pertunjukan seni Kuda Renggong Sumedang adalah bagian yang tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia, yang menggambarkan keindahan dan kearifan lokal yang mempesona. ***(MAA)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X