Mengagumkan! Blue Fire di Kawah Ijen. Surga bagi Pecinta Fotografi, Momen Indah Bagi Pencinta Alam

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Sabtu, 1 April 2023 | 15:29 WIB
pengalaman petualangan saat mendaki gunung dan menjelajahi keindahan kawah Ijen | wartapesona.com (Foto : Indonesia.travel/Jerry Aurum))
pengalaman petualangan saat mendaki gunung dan menjelajahi keindahan kawah Ijen | wartapesona.com (Foto : Indonesia.travel/Jerry Aurum))

WartaPesona.com - Di perbatasan kota Banyuwangi dan Bondowoso terdapat sebuah kawah yang termasuk Kawasan Gunung Ijen yang merupakan gunung aktif di Pulau Jawa yang pernah meletus empat kali.

Namun, meskipun termasuk gunung aktif, berkunjung ke kawah Ijen masih aman selama tetap menjaga jarak dengan pengunjung lain, seperti dikutip dari E-Pesona Magazine 2-21.

Kawah Ijen memiliki suhu yang cukup dingin sehingga disarankan bagi pengunjung untuk membawa jaket tebal dan sarung tangan hangat.

Diperlukan waktu sekitar dua jam untuk mencapai Kawah Gunung Ijen.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Hutan Mini De Djawatan di Banyuwangi. Mengenal Pohon Trembesi dan Menjadi Destinasi Baru

Waktu terbaik untuk mengunjungi kawah ini adalah saat musim kemarau karena pada saat musim hujan, perjalanan menjadi lebih sulit dan pengunjung tidak dapat menikmati keindahan kawah.

Kawah Ijen memiliki sebuah danau di tengahnya dengan luas 134 km persegi yang berwarna hijau toska dan terlihat dramatis dengan asap mengepul yang mengelilinginya.

Di beberapa waktu, terlihat kobaran api berwarna biru dari sela-sela bebatuan Kawah Ijen.

 

Kawah Ijen, terletak di Gunung Ijen, Jawa Timur, merupakan salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta alam. Kawah ini memiliki keindahan yang memukau, mulai dari danau hijau toska hingga fenomena langka Blue Fire yang membuat kawah ini semakin istimewa.

Baca Juga: Mengalami Keindahan Spiritual di Bulan Ramadhan: Menyambangi Masjid Jami Banjarmasin Destinasi Wisata Religi

Danau di Kawah Ijen menghasilkan air asam sulfat yang menjadi penyebab warna hijau toska yang khas. Selain itu, Kawah Ijen juga memiliki fenomena langka yaitu Blue Fire, yaitu kobaran api berwarna biru yang terlihat menyembur dari sela bebatuan Kawah Ijen pada malam hari.

Fenomena langka ini membuat banyak wisatawan tertarik untuk mengunjungi tempat ini, baik dari dalam maupun luar negeri.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Kawah Ijen adalah pada saat musim kemarau. Selain itu, pengunjung juga disarankan untuk membawa persiapan yang sesuai dengan kondisi gunung aktif, seperti sarung tangan hangat dan jaket yang tebal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X