Selain BINA Indonesia Great Sale, pemerintah bersama pelaku industri sebelumnya juga menghadirkan program belanja nasional lainnya seperti Harbolnas dan Every Purchase is Cheap (EPIC).
“Hingga akhir tahun, kami menargetkan nilai belanja masyarakat dapat mencapai sekitar Rp110 triliun,” ujar Airlangga.
Baca Juga: Menpar Widiyanti : Indonesia Raup Devisa USD 18,5 Miliar dari Sektor Pariwisata Sepanjang 2025
Ia menambahkan, wisata belanja merupakan salah satu daya tarik penting bagi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.
Dengan penguatan program belanja dan dukungan kebijakan WFA, diharapkan kualitas pariwisata Indonesia atau quality tourism dapat terus meningkat.
“Wisata belanja menjadi atraksi yang diminati wisatawan ketika berkunjung ke Indonesia. Ini yang akan terus kita dorong agar daya saing pariwisata nasional semakin kuat,” pungkas Airlangga.***
Artikel Terkait
Cegah Penyakit Menular Pascabanjir, Mantan Ketum PB IDI Dorong Layanan Medis Dekat Pengungsi
Jarang Diangkat Media, Begini Wajah Indonesia yang Sesungguhnya!
Sembako Mahal di Takengon, Warga Pilih Jalan Kaki ke Bener Meriah untuk Tekan Pengeluaran
Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Kemenpar Turun Tangan Lakukan Pendampingan Intensif dan Koordinasi Internasional