"Kegiatan ini menjadi langkah awal, sekaligus embrio untuk memulai kolaborasi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan pada periode low season. Paket bundling yang disiapkan diharapkan mampu mendorong pergerakan wisatawan, di mana tingkat kunjungan pada fase very low season diupayakan naik menuju low season.
Baca Juga: Long Weekend di Depan Mata! Ini 4 Tips Menyusun Itinerary untuk Liburan
Berdasarkan catatan, periode yang diperkirakan sebagai low season berlangsung dari 7 Januari hingga 7 Maret. Melalui inisiatif ini, harapannya performa kunjungan wisatawan ke Labuan Flores dapat meningkat.
Meski dimulai secara sederhana, langkah kecil ini diyakini dapat membuka jalan bagi dampak yang lebih besar ke depannya," jelas Marhen.
BPOLBF optimistis bundling low season akan menjadi strategi efektif menjaga keberlanjutan pariwisata Labuan Bajo sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Rapat ini dihadiri oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Manggarai Barat, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Manggarai Barat, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Manggarai Barat, DOCK Manggarai Barat, Askawi Manggarai Barat, GM Lion Area Bali, Bintang Flores, Exotic Komodo, Garuda Indonesia Branch Labuan Bajo, Lion Group Cabang Labuan Bajo, Plataran Komodo Resort and SPA, Ayana Komodo Wae Cecu Beach, Laprima Hotel, dan Jayakarta Hotel Labuan Bajo. ***
Artikel Terkait
Kisah Yoshiaki Shiraishi, Chef Jepang di Balik Tren Conveyor Belt Sushi yang Mendunia
Istana soal Reshuffle Kabinet Prabowo: Tak Ada Istilah ‘Bersih-Bersih’, Hanya Putra-Putri Terbaik Bangsa
Berbagi Pengalaman, Raffi Ahmad Bagikan Tips Merintis Usaha: Harus Siap Capek dan Mulai dari Bawah
IFG Symphony Choir Raih Gold Medal di Nusantara International Choir Folk Festival 2025