Kesuksesan itu disebut membawa Shiraishi membuka hingga 240 cabang restoran di seluruh Jepang. Menariknya, ia tidak keberatan jika ide ini diadopsi restoran lain, sehingga semakin banyak yang menerapkan konsep serupa.
Kendati Yoshiaki Shiraishi telah meninggal pada 2001, idenya tidak ikut padam. Hingga kini, konsep sushi conveyor belt menjadi standar di banyak restoran sushi di seluruh dunia dan terus dikembangkan dengan teknologi terbaru.***
Artikel Terkait
Bongkar Plus Minus Spek Porsche 718 Cayman yang Sempat Viral di Medsos Gegara Bodinya Lecet Kena Serempet Truk
BMW X3 Dinobatkan SUV Favorit di GIIAS 2025, namun Tak Lepas dari Catatan Negatif
Abu Zayd Al-Balkhi: Pemikir Muslim yang Menyelami Kesehatan Mental Sejak Abad ke-9, Jauh Sebelum Psikologi Modern
Emas vs Bitcoin, Banding-banding Safe Haven di Era Digital: Mana yang Lebih Unggul?