Pantai Lovina: Bali Menuju Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Selasa, 10 Desember 2024 | 22:43 WIB
Wamenpar Ni Luh Puspa berdiri di tepi Pantai Lovina, berbicara dengan masyarakat lokal, dengan latar perahu nelayan dan matahari terbenam khas Buleleng. (Kemenparekraf)
Wamenpar Ni Luh Puspa berdiri di tepi Pantai Lovina, berbicara dengan masyarakat lokal, dengan latar perahu nelayan dan matahari terbenam khas Buleleng. (Kemenparekraf)

WartaPesona.com - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan komitmen pemerintah dalam mengembangkan Pantai Lovina sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerjanya di Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali.

Baca Juga: Menpora Dito Hadiri Penyerahan DIPA 2025: Langkah Strategis untuk Pembangunan Nasional

“Pengembangan destinasi memerlukan waktu dan kolaborasi semua pihak. Mari bersama menyiapkan fasilitas dan aktivitas terbaik demi kenyamanan wisatawan,” ujar Ni Luh Puspa.

Fokus pengembangan ini diarahkan untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan atau length of stay, sekaligus mendatangkan turis berkualitas yang dapat memberi dampak ekonomi lebih besar bagi masyarakat lokal.

Baca Juga: Cipayung Plus Bersinergi dengan Kemenpora: Menpora Dito Bahas Kolaborasi Strategis untuk Pemuda Indonesia

“Kita ingin Lovina menjadi destinasi quality tourism, bukan mass tourism. Bali harus mengubah citra dari pariwisata murah menjadi berkualitas,” tegasnya.

Dalam kunjungan ini, Wamenpar meninjau fasilitas seperti toilet umum, dermaga, area sentra kuliner, serta rencana penataan pedestrian.

Baca Juga: IMI Award 2023/2024: Penghargaan untuk Juara Otomotif Dunia, Menpora Dito Serahkan Piala Prestisius

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menyebar distribusi wisatawan agar tidak terkonsentrasi di Bali Selatan.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hariyanto, menambahkan bahwa paket wisata 3B (Banyuwangi-Bali Barat-Bali Utara) telah diluncurkan pada September 2024 untuk mendukung pemerataan wisatawan.

Baca Juga: Dukung Timnas di AFF 2024, Menpora Dito Optimis Indonesia Juara

“Buleleng memiliki potensi luar biasa. Lovina siap bersaing dengan destinasi nasional lainnya,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara, menyatakan pihaknya akan memetakan sarana prasarana dan akses internal untuk mendukung pengembangan ini.

Baca Juga: Gerakan Indonesia Bugar: Strategi Menpora Dito untuk Ciptakan Generasi Aktif Sejak Usia Dini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X