Indonesia Maksimalkan Peran di UN Tourism: Langkah Strategis untuk Pariwisata Berdaya Saing Global

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Senin, 4 November 2024 | 11:00 WIB
Deputi Kemenparekraf Martini (Diah) M. Paham membuka rapat koordinasi di Jakarta untuk membahas persiapan Indonesia dalam 122nd Executive Council Meeting UN Tourism. (Kemenparekraf)
Deputi Kemenparekraf Martini (Diah) M. Paham membuka rapat koordinasi di Jakarta untuk membahas persiapan Indonesia dalam 122nd Executive Council Meeting UN Tourism. (Kemenparekraf)

WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengadakan rapat koordinasi untuk memaksimalkan manfaat keanggotaan Indonesia di UN Tourism.

Pertemuan ini juga menjadi persiapan menjelang 122nd Executive Council Meeting UN Tourism yang akan digelar pada 13-15 November 2024 di Kolombia, tempat Indonesia berperan aktif dalam mengembangkan pariwisata global.

Baca Juga: Tips Memelihara Kucing: Menjaga Sahabat Berbulu Tetap Sehat dan Bahagia

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini (Diah) M. Paham, menyatakan pentingnya optimalisasi manfaat UN Tourism untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional yang sejalan dengan visi Asta Cita.

"Kita perlu memastikan bahwa keanggotaan Indonesia di UN Tourism membawa manfaat nyata bagi pariwisata nasional. Dengan monitoring dan evaluasi berkelanjutan, kita bisa memperkuat kontribusi UN Tourism dalam mendorong sektor pariwisata kita," ujar Diah dalam rapat yang berlangsung di Jakarta.

Baca Juga: El Clasico, Rivalitas Abadi Barcelona vs Real Madrid Pertarungan Dua Raksasa Sepak Bola Spanyol

Keanggotaan di UN Tourism telah berperan dalam sejumlah proyek internasional, seperti perayaan World Tourism Day 2022, program Gastronomy Tourism Project 2020-2023, International Tourism Investment Forum, hingga konferensi pemberdayaan perempuan di pariwisata.

Tiga desa wisata di Indonesia juga mengikuti program akselerasi menjadi Best Tourism Villages by UN Tourism, yaitu Desa Taro, Belibante, dan Pela.

Baca Juga: Sejarah AC Milan dan Inter Milan, Rivalitas Abadi dari Kota Mode

Rapat koordinasi ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Luar Negeri, Politeknik Pariwisata, serta mitra UN Tourism seperti Traveloka dan Pintu Bali Digital.

Sekretaris Dirjen Kerja Sama Multilateral, Kementerian Luar Negeri, Yohpy Ichsan Wardana, menegaskan komitmen untuk terus mengkaji manfaat keanggotaan Indonesia di organisasi internasional demi kepentingan nasional.

Baca Juga: Menakjubkan! Wisata Gunung Krakatau, Keajaiban Alam yang Penuh Sejarah dan Petualangan

“Kami berterima kasih kepada Kemenparekraf atas laporan tahunan yang rutin disampaikan,” ujarnya.

Sebagai anggota Executive Council UN Tourism, Indonesia akan hadir mewakili Asia dan Pasifik pada pertemuan di Kolombia, membahas isu strategis bagi pariwisata dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X