Sandiaga Uno Dorong Pariwisata Berkelanjutan di Uzbekistan: Masa Depan Pariwisata Global

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Jumat, 4 Oktober 2024 | 13:00 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Kemenparekraf)

WartaPesona.com - Sandiaga Uno Dorong Pariwisata Berkelanjutan di Uzbekistan: Masa Depan Pariwisata Global

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menjadi dosen tamu dalam “Seminar with Westminster International University of Tashkent” di Uzbekistan.

Baca Juga: Garuda ID: Terobosan Baru untuk Suporter Timnas Indonesia, Bebas Calo dan Penuh Keuntungan!

Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga menekankan bahwa pariwisata berkelanjutan adalah kunci masa depan industri pariwisata, yang berfokus pada dampak positif jangka panjang bagi lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi.

"Kita membahas masa depan industri pariwisata, terutama terkait pembangunan berkelanjutan, serta peluang untuk mendorong pertumbuhannya," ujar Sandiaga pada Rabu (2/10/2024).

Sandiaga juga menjelaskan sejumlah kebijakan dari Kemenparekraf yang bertujuan mendorong pariwisata berkualitas dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Sandiaga Uno Promosikan Batik di Forum Ekonomi Kreatif Dunia di Uzbekistan

Salah satunya adalah program Carbon Footprint Calculator (CFPC) yang bertujuan mengimbangi emisi karbon yang dihasilkan dalam kegiatan pariwisata.

Sebagai bagian dari komitmen global, Indonesia telah menandatangani Deklarasi Glasgow pada 2022, yang menggarisbawahi pentingnya tindakan cepat terkait perubahan iklim.

Indonesia menargetkan pengurangan emisi sebesar 50% pada 2030 dan mencapai nol emisi sebelum 2050.

Baca Juga: Teras Malioboro, destinasi wisata belanja di Kota Jogja, komplit, apa saja ada!

"Isu lingkungan menjadi prioritas utama kita, sehingga meningkatkan reputasi dan kepercayaan publik pada sektor pariwisata," tegas Sandiaga.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan Kemenparekraf adalah program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), yang dalam empat tahun terakhir telah menciptakan ekosistem pariwisata berbasis keberlanjutan.

Selain itu, Indonesia sedang mempersiapkan Indonesia Quality Tourism Fund senilai 2 triliun rupiah, untuk mendanai proyek pariwisata yang ramah lingkungan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X