Pulau Menjangan: Situs Selam Terbaik yang Tersembunyi di Bali Barat

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Senin, 8 Juli 2024 | 10:47 WIB
Keindahan terumbu karang di sekitar Pulau Menjangan, rumah bagi berbagai spesies laut yang mempesona. (Indonesia.travel)
Keindahan terumbu karang di sekitar Pulau Menjangan, rumah bagi berbagai spesies laut yang mempesona. (Indonesia.travel)

WartaPesona.com - Terletak sekitar 10 km di barat laut lepas pantai daratan Bali, Pulau Menjangan adalah bagian dari Kawasan Konservasi Taman Nasional Bali Barat.

Pulau kecil ini dikelilingi oleh pantai pasir putih yang belum terjamah, terumbu karang yang menakjubkan, dan lingkungan bawah laut yang mempesona, menjadikannya definisi sempurna dari keindahan alam.

Nama "Menjangan" dalam bahasa Jawa berarti "Rusa". Menurut Wikipedia, nama ini diberikan oleh penduduk setempat yang melihat kawanan rusa liar berenang ke pulau ini setiap musim semi, menempuh jarak sekitar 1,2 mil, seperti dikutip dari laman indonesia.travel.

Baca Juga: Keajaiban Bali dalam Artventure III: Majestic of Bali

Sejarah Menyelam di Pulau Menjangan

Pulau kecil ini adalah tempat penyelaman pertama kali dilakukan secara serius di Bali pada sekitar tahun 1978 di bawah sponsor Angkatan Laut Indonesia.

Saat itu, Angkatan Laut mengadakan pertemuan dengan klub selam utama di negara ini - Possi, Ganesha, Nusantara, dan Trisakti.

Pantai Menjangan: Pantai pasir putih yang belum terjamah di Pulau Menjangan, menawarkan pemandangan yang menakjubkan dan ketenangan yang luar biasa.
Pantai Menjangan: Pantai pasir putih yang belum terjamah di Pulau Menjangan, menawarkan pemandangan yang menakjubkan dan ketenangan yang luar biasa. (Indonesia.travel)

Pertemuan tersebut menjadikan Menjangan sebagai lokasi penyelaman internasional utama di Bali, dan banyak peserta yang kemudian menjadi pelopor operasi selam komersial di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Menikmati Kelezatan Bali: Rekomendasi Kuliner yang Wajib Dicoba

Keindahan Bawah Laut Menjangan

Pulau ini dikelilingi oleh terumbu karang yang ditandai dengan tebing curam hingga kedalaman hampir 60 meter dan formasi batuan kompleks.

Fitur khas ini telah menghasilkan banyak gua besar dan kecil, dihiasi dengan spons dan karang lunak, sering dihuni oleh kerapu besar, belut moray, dan ikan-ikan muda seperti kakap dan batfish di gua-gua kecil.

Dasar lautnya juga kaya akan spons besar dan kipas laut yang berwarna-warni, beberapa di antaranya sangat besar. Mengingat kedalamannya, arus yang moderat, dan perlindungannya dari angin kencang, tidak jarang melihat tuna, gerombolan ikan jack-fish, batfish, ikan bidadari, penyu laut, dan kadang-kadang juga hiu, terutama di sudut luar pulau.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: indonesia.travel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X