Sri Mulyani Mendukung Implementasi Parekraf Hijau 2024

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Selasa, 6 Februari 2024 | 11:23 WIB
Illustrasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hijau (Freepik)
Illustrasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Hijau (Freepik)

 

WartaPesona.com - Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Rakornas Parekraf) 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) sukses dilaksanakan pada 12-13 Desember 2023. Rakornas 2023 mengambil tema "Indonesia Maju Bersama Parekraf Hijau".

Dalam Rakornas Parekraf 2023, Kemenparekraf/Baparekraf menerapkan konsep pertemuan ramah lingkungan dengan harapan mendorong peserta untuk berkomitmen pada pelestarian lingkungan.

Ini diharapkan menjadi momentum bagi stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) untuk berkolaborasi dalam mengembangkan "Parekraf Hijau" yang berkelanjutan.

Baca Juga: Imlek Tahun Lalu Berlibur di Batu Malang, Sri Mulyani Bakal Berlibur Imlek dimana Tahun Ini?

Rakornas Parekraf 2023 membahas lima isu utama yang didasarkan pada tema dan arah kebijakan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2024, yaitu "Mempercepat Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan".

Kelima isu tersebut meliputi: Krisis Iklim dan Dekarbonisasi (Hijau) dengan 4 pilar keberlanjutan, Pengembangan Pariwisata Kepulauan dan Pulau (Biru), Tren Baru: Digital, Regeneratif, Pariwisata Niche, Pariwisata Acara, Kesehatan & Medis, Kelautan, Regenerasi Warisan Ekologi; Sumber Daya Manusia; dan Hak Kekayaan Intelektual.

Di antara kelima isu tersebut, diharapkan dapat mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Targetnya, sektor Parekraf diharapkan dapat berkontribusi hingga 4,5% terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2024.

Baca Juga: Mendorong Pariwisata, Iran Tanpa Visa untuk 32 Negara Mulai 4 Februari 2024 : Indonesia Termasuk?

Implementasi Parekraf Hijau

Berbagai langkah diambil untuk mewujudkan "Parekraf Hijau" di Indonesia. Salah satunya adalah mendorong para stakeholder untuk mengutamakan pengelolaan destinasi wisata secara berkelanjutan, sehingga menciptakan pariwisata yang berkelanjutan menuju regenerative tourism.

Strategi untuk mewujudkan regenerative tourism termasuk mempromosikan pengelolaan sampah yang baik di setiap destinasi wisata, penggunaan dan daur ulang air yang bijak, dan penggunaan energi terbarukan.

Di sektor ekonomi kreatif, upaya juga dilakukan untuk mewujudkan Parekraf Hijau 2024. Ini meliputi penguatan sumber daya manusia, pembentukan dan penguatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif, serta peningkatan digitalisasi produk.

Penguatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) juga menjadi fokus dalam upaya mewujudkan Parekraf Hijau di Indonesia, dengan menyinkronkan program antar stakeholder untuk melindungi hak kekayaan intelektual yang akan memperkuat sektor ekonomi kreatif di masa depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X