Akhirnya, wilayah historis Badakhshan terbagi antara Afghanistan dan wilayah yang dikuasai Rusia dengan Sungai Panj sebagai batas alami yang penting.
Baca Juga: Waroeng Steak and Shake: Sensasi Kuliner yang Memikat di Jalan Waru Rawamangun, Jakarta
Bagian yang dikendalikan oleh Kekaisaran Rusia dikenal sebagai Gorno-Badakhshan pada tahun 1925.
Pada tahun 1929, Uni Soviet melampirkannya sebagai Wilayah Otonom Gorno-Badakhshan (GBAO) ke SSR Tajik yang baru dibuat.
Tidak lama setelah kemerdekaan Tajikistan dari Uni Soviet pada tahun 1992, Perang Saudara Tajik dimulai menyusul ketidakstabilan antara pemimpin lokal di Gorno-Badakhshan dan pemerintah yang berkedudukan di Dushanbe.
Perang saudara dipicu oleh campur tangan pemerintah Tajik untuk menekan protes anti-pemerintah.
Selama perang saudara yang akhirnya berlangsung selama lima tahun, puluhan ribu orang tewas sementara banyak lainnya kehilangan rumah mereka.
Gencatan senjata mengakhiri perang pada tahun 1997 untuk mengembalikan perdamaian, yang tetap berlangsung sejak saat itu.
Perang meninggalkan bekas mendalam dalam ingatan orang Pamiri dan sebuah negara yang berantakan.
Baca Juga: Mengisi Liburan Akhir Tahun di Bali: Eksplorasi Edukatif dan Kuliner Menggoda di Desa Penglipuran
Hanya dengan kembalinya perdamaian, fokus dapat beralih ke pembangunan negara untuk akhirnya menjadi tempat yang stabil dan aman secara keseluruhan.
Pegunungan Pamir meliputi separuh timur Tajikistan.
Masyarakat Pamir
Rentang pegunungan yang tidak ramah di Pegunungan Pamir hanya dihuni oleh sejumlah kecil penduduk.
Pegunungan Pamir terletak di Wilayah Otonom Gorno-Badakhshan (GBAO), yang mencakup hampir setengah dari seluruh luas tanah Tajikistan.
Meskipun begitu, total populasi hanya sekitar 230.000 jiwa, setara dengan sekitar 2,5% dari populasi Tajikistan.
Artikel Terkait
Wisata Malaysia : Menemukan Keajaiban Kuala Lumpur: Petualangan di Petronas Twin Towers
8 Ide Wisata untuk Memulai 'Sustainable Journey' Anda di Indonesia
Serengeti National Park, Tanzania: Surga Wisata Alam dan Kegiatan Menarik di Tengah Savana Tak Terbatas