Pertumbuhan Gemilang di Tahun 2024: Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Indonesia

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Minggu, 22 Oktober 2023 | 13:34 WIB
Keindahan Pura Ulun Danu, Bali. (Foto : https://www.indonesia.travel/)
Keindahan Pura Ulun Danu, Bali. (Foto : https://www.indonesia.travel/)



WartaPesona.com
- Pandemi COVID-19 telah memberikan pukulan telak bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di seluruh dunia. Tetapi kini, ketika kita menjalani perjalanan panjang pemulihan ekonomi, ada cahaya di ujung terowongan yang menggembirakan. Di Indonesia, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mulai pulih, menandai awal dari masa kebangkitan yang menarik.

Bukti pertama kebangkitan ini terlihat dalam lonjakan jumlah perjalanan wisatawan di dalam negeri dan kunjungan turis asing. Selama semester pertama tahun 2023, jumlah perjalanan wisatawan domestik mencapai 433,57 juta, meningkat sebesar 12,57% dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, kunjungan wisatawan mancanegara pada Juli 2023 mencapai 6,31 juta, mencatat pertumbuhan spektakuler sebesar 196,85% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Piala Presiden Esports 2023 Membuktikan Kemajuan Ekonomi Kreatif di Era Digital

Dalam upaya untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) telah melakukan survei yang melibatkan 84 ahli dan pemimpin dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, pemerintah, dan industri.

Survei ini bertujuan menyusun "Outlook Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2023/2024" dan memberikan wawasan yang berharga tentang perkembangan, peluang, serta tantangan yang mungkin dihadapi sektor ini di masa depan.

Baca Juga: Melangkah di Alam Terbuka: Trekking ke Destinasi Wisata Alam Terbaik di Indonesia

Dikutip dari laman Kemenparekraf bahwa menurut survei ini, sebagian besar ahli (76,19%) percaya bahwa sektor pariwisata di Indonesia saat ini berada dalam proses pemulihan.

Lebih menarik lagi, sekitar 35,71% ahli optimis bahwa kondisi pariwisata akan kembali seperti masa sebelum pandemi pada tahun 2024, dengan perkiraan 7-9 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2023.

Para ahli juga mengakui peran penting dari pengembangan destinasi pariwisata berkualitas dan inovatif (46,15%) dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di masa mendatang.

Namun, faktor-faktor lain seperti peran teknologi (43,59%), peningkatan pendapatan wisatawan domestik (38,46%), dan perluasan infrastruktur serta rute penerbangan internasional (35,90%) juga dianggap berpengaruh besar.

Baca Juga: Jelajahi Keindahan Pantai Lombok: Surga Tersembunyi di Indonesia

Selain itu, mayoritas ahli percaya bahwa wisatawan dari Asia Tenggara dan Asia Timur akan menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia.

Negara-negara seperti Tiongkok, Malaysia, dan Australia memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

Baca Juga: Indonesia Bersinar di Panggung Dunia: Penghargaan UNWTO 'Best Tourism Village 2023

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X