Fenomena Gray Work: Kerjaan Tambahan Akibat Terlalu Banyak Aplikasi yang Bikin Industri Keuangan Ikut Terdampak

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Minggu, 7 September 2025 | 11:41 WIB
Ilustrasi fenomena gray work yang mengintai industri jasa keuangan hingga asuransi (Freepik.com)
Ilustrasi fenomena gray work yang mengintai industri jasa keuangan hingga asuransi (Freepik.com)

“Industri keuangan paling rentan karena sangat mengandalkan data. Kalau sistem tidak saling terhubung, pekerja harus melakukan banyak hal tambahan yang seharusnya bisa dihindari,” ungkap laporan Entrepreneur.

Baca Juga: Tips Konsisten Menulis Buku atau Novel hingga Bisa Diterbitkan

Meski begitu, laporan Quickbase menyebut kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bisa menjadi solusi untuk mengurangi gray work. Sebanyak 72 persen responden memperkirakan anggaran untuk AI akan naik tahun depan.

Di samping itu, penggunaan AI juga menimbulkan kekhawatiran baru. Sebanyak 89 persen responden cemas soal keamanan data, aturan kepatuhan, dan privasi ketika teknologi ini makin banyak dipakai.

Para peneliti menegaskan tantangan utama bukan hanya soal punya alat kerja yang canggih. Yang lebih penting adalah bagaimana menyatukan semua data agar karyawan bisa mengaksesnya dengan mudah.

"Dengan begitu, perusahaan bisa mengurangi kerjaan tambahan yang tidak perlu, sehingga pekerja lebih fokus pada tugas yang memberi nilai tambah," tutup laporan Entrepreneur.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Promedia Teknologi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X