gaya-hidup

Mengungkap Asal Usul Hari Kasih Sayang: Sejarah Valentine Day 14 Februari Tanggal yang Dirayakan Setiap Tahun

Selasa, 14 Februari 2023 | 06:41 WIB
Mengungkap Asal Usul Hari Kasih Sayang: Sejarah Hari Valentine | wartapesona.com (Foto : freepik.com)

WartaPesona.com - Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang (dikenal juga sebagai Hari Saint Valentine) adalah hari perayaan cinta dan romansa yang dirayakan pada tanggal 14 Februari.

Ini adalah hari yang sangat populer di seluruh dunia dan biasanya dicapai dengan mengirimkan kartu cinta, bunga, cokelat, atau hadiah lainnya kepada pasangan atau orang yang dicintai.

Sejarah Hari Valentine 14 Februari berasal dari era Romawi kuno, tetapi tidak ada satu versi yang pasti mengenai asal usul perayaan ini.

Ada beberapa legenda dan cerita yang berkembang seiring waktu mengenai Hari Valentine, tetapi yang paling diterima adalah bahwa Hari Valentine diberikan nama setelah seorang martir Kristen (seorang yang berani berjuang membela iman kepada Yesus Kristus) bernama Valentine.

Baca Juga: Istilah Teteh dalam Budaya Tradisional Sunda, Ungkapan Rasa Hormat dan Cinta pada Perempuan Lebih Tua

Menurut legenda dan sejarah Valentine, Valentine adalah seorang imam Kristen yang hidup pada abad ke-3 Masehi dan dikenal karena membantu pasangan yang tidak boleh menikah karena perintah Kaisar Claudius.

Setelah ditangkap dan dipenjara, Valentine membantu sesama tahanan dan juga jatuh cinta kepada wanita yang mengunjunginya. Pada tanggal 14 Februari, Valentine dikirim kembali ke Roma untuk dieksekusi.

Tetapi, meskipun asal usul Hari Valentine 14 Februari masih menjadi perdebatan, satu hal yang pasti adalah bahwa hari ini tetap populer dan dipuji sebagai hari untuk menunjukkan cinta dan kasih sayang kepada orang yang dicintai.

Baca Juga: Alika Islamadina, Traveler Berprestasi di Dunia Musik dan Fashion, Mengajak Berwisata Domestik ke Desa Wisata

Sejarah Hari Valentine

Santo Valentine, martir Kristen yang legendaris yang menjadi inspirasi untuk merayakan Hari Valentine selama lebih dari dua milenium, dikatakan sebagai patron dari cinta, peternak lebah, dan pengidap epilepsi.

Tidak diketahui pasti tanggal kelahirannya, tetapi dipercayai bahwa dia hidup antara akhir abad ke-2 dan awal abad ke-3 Masehi, seperti dilansir dari Foxnews.com.

Para sejarawan juga tidak yakin apakah figura Santo Valentine yang dirayakan saat ini didasarkan pada satu atau dua martir agama yang dibunuh oleh Kaisar Romawi Claudius II Gothicus sekitar tahun 270 Masehi, menurut Britannica.

Baca Juga: Pasien BPJS Kesehatan, Lasiah Menceritakan Saat Operasi Benjolan di Bawah Lidah, Ini Pengalamannya

Halaman:

Tags

Terkini