Musik diketahui mampu mengurangi detak jantung, tekanan darah, dan kecemasan. Dan, karena itu bisa membuat seseorang lebih awet muda.
Demikian pula dengan bernyanyi bersama, akan membuat seseorang merasa bahagia, yang berkontribusi pada kesejahteraan emosional.
Tidak hanya itu, sebuah studi di Journal of Neuroscience juga menyebutkan bahwa bermain alat musik bisa menjaga ketajaman otak atau pikiran.
Semakin sering seseorang bermain alat musik, akan semakin cepat pula otak atau pikiran merespons suara, dan ucapan.
Sementara itu, belajar bersama di sebuah kelas musik bisa membuat anak-anak lebih kooperatif.
Mampu menumbuhkan kesadaran saling bantu-membantu, dan meningkatkan kemampuan memecahkan sebuah masalah.
Mendengarkan musik yang lembut dalam sebuah perjalanan, juga bisa meredakan emosi atau kemarahan.
Musik yang lembut bisa membuat seseorang saat mengemudi lebih tenang, menurut penelitian di jurnal Ergonomics.
Terapi musik juga disebutkan mampu membantu remaja mengatasi kanker.
Dengan terapi musik, remaja pengidap kanker menunjukkan peningkatan keterampilan mengatasi masalah, dan lebih tangguh. ***(KKT)