Pengakuan UNESCO membawa manfaat yang besar bagi budaya noken dan masyarakat Papua secara keseluruhan.
Ini memberikan visibilitas internasional kepada noken sebagai karya seni dan budaya yang berharga.
Dengan demikian, noken menjadi lebih dikenal di seluruh dunia, menginspirasi orang-orang untuk memahami dan menghargai kekayaan budaya Indonesia.
Baca Juga: Panduan singkat cara budidaya jagung manis, dari memilih bibit hingga pascapanen
Pengakuan UNESCO adalah langkah awal yang penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan budaya noken.
Pemerintah, lembaga budaya, dan komunitas lokal perlu bekerja sama untuk melindungi, mengembangkan, dan mempromosikan noken secara berkelanjutan.
Salah satu upaya penting adalah mendukung pembuat noken dan komunitas pengrajin dalam mempertahankan keterampilan tradisional mereka.
Ini bisa dilakukan melalui pelatihan, pemberian modal usaha, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas.
Dengan memberikan dukungan ini, pengrajin noken akan terstimulasi untuk terus mengasah keterampilan mereka dan menghasilkan karya-karya noken yang berkualitas. ***(FA)
Artikel Terkait
Seni bela diri Judo, teknik bertarung unik dari Jepang yang berprinsip pada kelembutan
Royal Matador, seni keberanian menghadapi banteng di Spanyol yang melegenda
UMKM kerajinan tangan ciptakan produk lokal bernilai seni dan budaya
Seni patung abstrak, ekspresi jiwa seniman yang menginspirasi
Seni keramik, menghidupkan tanah liat menjadi benda fungsional yang artistik
Patung Kontemporer, seni merangkai masa lalu dan masa depan, futuristik
Budaya Pencak Silat: Seni Bela Diri Khas Nusantara