Seni bela diri Judo, teknik bertarung unik dari Jepang yang berprinsip pada kelembutan

photo author
Tim Warta Pesona 03, Warta Pesona
- Jumat, 21 Juli 2023 | 09:50 WIB
Judo melibatkan teknik lemparan, kuncian sendi, dan teknik beladiri di tanah atau matras.  (freepik.com)
Judo melibatkan teknik lemparan, kuncian sendi, dan teknik beladiri di tanah atau matras. (freepik.com)

WartaPesona.com - Judo adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang dan didirikan oleh Jigoro Kano pada akhir abad ke-19.

Kata "judo" memiliki arti "jalan lembut" atau "jalan kelembutan".

Prinsip utama judo adalah menggunakan kekuatan dan teknik yang tepat untuk mengatasi lawan yang lebih besar dan lebih kuat.

Selain sebagai olahraga kompetitif, judo juga merupakan bentuk pengembangan diri yang melibatkan etika, disiplin, dan pengendalian diri.

Baca Juga: WEF prediksi 83 juta pekerjaan akan hilang digantikan digitalisasi, kapan terjadi?

Judo berasal dari seni bela diri kuno Jepang yang dikenal sebagai jujutsu, yang fokus pada teknik serangan, pertahanan, dan penguncian sendi.

Pada awal abad ke-20, Jigoro Kano mengembangkan sebuah sistem baru yang menekankan pada prinsip-prinsip kelembutan dan menggunakan energi lawan untuk keuntungan sendiri.

Pada tahun 1882, Kano mendirikan Kodokan Judo, sekolah pertama yang mengajarkan judo di Jepang.

Ia menetapkan aturan-aturan pertandingan, mengembangkan sistem sabuk warna untuk membedakan tingkat keterampilan, dan mempromosikan judo sebagai olahraga yang melatih fisik, mental, dan moral.

Baca Juga: Hutan Mangrove: Ekosistem yang Berharga dan Penting untuk Kehidupan

Pada tahun 1964, judo menjadi olahraga resmi dalam Olimpiade Tokyo.

Sejak itu, judo telah menjadi salah satu cabang olahraga yang paling populer di dunia, dengan kompetisi tingkat nasional dan internasional yang diadakan secara rutin.

Judo didasarkan pada beberapa prinsip utama yang menjadi landasan dalam praktik dan kompetisi:

1. Jita Kyoei (Manfaat Bersama)
Prinsip ini mengajarkan pentingnya bekerja sama dan saling menguntungkan dalam latihan dan kompetisi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Inilah Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Piala Dunia 2026: Kolombia Tantang Swiss

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:33 WIB

Piala Dunia 2026: Argentina Menantang Mesir

Sabtu, 4 Juli 2026 | 08:37 WIB
X