Setelah itu, tinggalkan ruangan dan bawa anggota keluarga ke tempat yang lebih aman.
Jangan memaksakan diri masuk kembali ke ruangan apabila bau gas sangat kuat atau kondisi sudah tidak terkendali.
Buka Ventilasi Jika Aman Dilakukan
Gas LPG lebih berat daripada udara sehingga dapat berkumpul di bagian bawah ruangan.
Baca Juga: Ada Solo Keroncong Festival di Kota Surakarta 18-19 Juli 2026
Jika memungkinkan dilakukan tanpa menyentuh sakelar atau perangkat listrik, buka pintu dan jendela secara manual untuk membantu sirkulasi udara.
Namun, apabila untuk membuka ventilasi seseorang harus melewati area dengan konsentrasi gas yang kuat, utamakan keluar dari bangunan dan mencari bantuan.
Jangan Menyalakan Kembali Kompor
Setelah terjadi kebocoran, jangan langsung menggunakan kompor meskipun bau gas sudah berkurang.
Pastikan sumber kebocoran telah ditangani dan kondisi instalasi, termasuk regulator dan selang, dinyatakan aman sebelum kembali digunakan.
Jika tidak mengetahui sumber masalahnya, sebaiknya jangan mencoba memperbaiki sendiri.
Periksa Selang dan Regulator Secara Berkala
Pencegahan merupakan langkah penting untuk menghindari kebocoran gas.
Masyarakat perlu memperhatikan kondisi selang, regulator, klem, katup, dan sambungan tabung secara berkala.
Jangan menggunakan komponen yang sudah retak, aus, rusak, atau tidak terpasang dengan baik.
Artikel Terkait
950 Dapur MBG Diduga Tak Higienis, BGN Siapkan Sanksi hingga Penutupan Permanen
Sarapan di Alavie : Croissant Tuna Mayo, Americano, dan Brownie Ice Cream
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp40.000 Jadi Rp2,69 Juta per Gram, Ini yang Perlu Diperhatikan Masyarakat
Profil Nadine Kaiser, Putri Susi Pudjiastuti yang Tengah Berduka atas Kepergian Sang Ayah