Menjaga Silaturahim Merawat Perdamaian: Pesan Khutbah Jumat Hari Ini untuk Masa Politik Saat Ini

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Jumat, 5 Januari 2024 | 09:48 WIB
Pada Bulan Ramadhan pahala dilipatgandakan oleh Allah SWT sehingga menjadi peluang untuk umat Muslim meningkatkan ibadah sunah dibulan Ramadhan dan terus konsisten sampai setelah Ramadhan. | wartapesona.com (Foto : Freepik.com)
Pada Bulan Ramadhan pahala dilipatgandakan oleh Allah SWT sehingga menjadi peluang untuk umat Muslim meningkatkan ibadah sunah dibulan Ramadhan dan terus konsisten sampai setelah Ramadhan. | wartapesona.com (Foto : Freepik.com)

WartaPesona.com - Dalam pesan khutbah Jumat hari ini dengan judul "Menjaga Silaturahim Merawat Perdamaian," pesannya menyoroti salah satu ajaran Islam yang sangat penting dalam konteks politik saat ini, yaitu silaturahim.

Pesan ini menekankan perlunya terus-menerus menggalakkan silaturahim demi memelihara hubungan persaudaraan dan pertemanan di tengah perbedaan pilihan politik.

Dalam konteks ini, Islam memberikan penekanan pada pentingnya menjaga kesatuan dan persatuan umat Islam, tanpa membiarkan perbedaan politik merusak tali silaturahim, dikutip dari situs NU.or.id.

Pesan khutbah, "Menjaga Silaturahim Merawat Perdamaian," mencerminkan makna mendalam bahwa silaturahim tidak hanya menjadi perekat hubungan sosial, tetapi juga kunci utama dalam merawat kedamaian di tengah perbedaan.

Baca Juga: Prakiraan Kesehatan Semua Zodiak Hari Ini: Pertahankan Keseimbangan dan Perhatikan Well-being 5 Januari 2024

Pesan Jumat tersebut mengajak umat Islam untuk memahami bahwa silaturahim bukanlah konsep yang terbatas pada hubungan darah saja, melainkan juga mencakup hubungan dengan tetangga, teman, dan kolega.

Dalam perspektif Islam, perbedaan agama seharusnya tidak menjadi hambatan untuk menjalin silaturahim, dan perbedaan pandangan politik seharusnya tidak memutuskan hubungan yang telah terjalin bertahun-tahun.

Dengan mengutip hadits Nabi Muhammad yang menegaskan bahwa memutuskan silaturahim dapat menjadi penghalang menuju surga, khutbah ini menegaskan seriusnya Islam terhadap ajaran menjaga hubungan sosial.

Baca Juga: Inilah 7 Kegiatan Menarik di Desa Wisata Cibuntu, Kuningan, Jawa Barat

Pesan Khutbah juga menyoroti bahwa perbedaan pendapat adalah fitrah manusia dan harus dilihat sebagai kekhasan dalam masyarakat demokratis.

Meskipun perbedaan politik hadir, khutbah Jumat hari ini menekankan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara harus tetap terjaga dengan baik.

Khatib mengajak umat Islam untuk merespons masa politik ini dengan tenang dan penuh sukacita, memahami bahwa silaturahim menjadi perekat dalam merawat kerukunan dan perdamaian bersama.

Baca Juga: Drama Royalti Stinky 10 Juta: Mungkinkah Ndhank Kembali?

Dengan kesimpulan yang mengajak untuk menjaga silaturahim sebagai upaya merawat perdamaian, khutbah Jumat ini memberikan pesan positif dan bijak dalam menghadapi tantangan politik, menegaskan bahwa persatuan dan persaudaraan harus senantiasa dijaga di atas segala perbedaan. ***(SA)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: NU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X