Baca Juga: Wamenpar Ni Luh Puspa Apresiasi Aplikasi All Indonesia: Permudah Wisatawan Mancanegara Masuk ke RI
5. Kampung Batik Laweyan, Solo
Legendaris sejak abad ke-15, Laweyan menjadi pusat industri batik pada masa Sarikat Dagang Islam. Rumah-rumah juragan batik kini beralih fungsi menjadi showroom. Selain belajar membatik, wisatawan bisa menyaksikan arsitektur bersejarah sekaligus mengenal batik ramah lingkungan berkat IPAL komunal yang sudah diterapkan sejak 2006.
6. Kampung Batik Cibuluh, Bogor
Resmi dibuka pada 2019, kampung batik ini menawarkan batik khas Bogor dengan motif Pancawati, Opan Hanjuang, hingga Harimau Siliwangi. Kawasan ini tidak hanya melestarikan batik, tetapi juga menjadi wisata edukasi berbasis ekonomi kreatif untuk memberdayakan masyarakat lokal.
Baca Juga: Dukung Konsep Pariwisata Berkelanjutan, Menteri Pariwisata Widiyanti Kunjungi KEK Kura Kura Bali
7. Kampung Batik Gonggong, Tanjung Pinang
Berada di Pulau Bintan, Kepulauan Riau, batik ini terinspirasi dari makanan khas laut, Gonggong. Motifnya hanya ada di Tanjung Pinang, didominasi warna cerah khas pesisir. Unik dan anti mainstream, cocok untuk koleksi bagi pecinta batik yang mencari sesuatu yang berbeda.***