WartaPesona.com - Kota Yogyakarta membutuhkan sekitar 600-700 ton telur ayam ras sehari, yang membuatnya menjadi pasar besar bagi komoditas tersebut.
Untuk mencukupi kebutuhan telur ayam ras tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar Jawa Timur.
Pemkab Blitar pun sudah menetapkan delapan koperasi sebagai pemasok telur ayam ras ke Kota Yogyakarta.
Baca Juga: Tips sehat diet langsing tubuh apel, tanpa ribet!
Sementara itu, Pemkot Yogyakarta berkomitmen untuk mengkondisikan penerimaan pasokan telur tersebut di beberapa tempat penjualan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Kadri Renggono, mengatakan telur tersebut nantinya sangat dibutuhkan para pelaku UMKM seperti para pedagang Bakmi Jawa, dan lainnya.
Selain itu, dia berharap kerja sama perdagangan dengan Blitar terkait telur ayam ras akan bisa mengendalikan inflasi di Kota Yogyakarta, sekaligus meningkatkan perekonomian kedua wilayah.
Baca Juga: Opening ceremony Peparnas 2024 di Kota Solo, ada tiket gratis yang bisa diakses di sini
Kadri Renggono mengungkapkan hal tersebut saat membahas perjanjian kerja sama perdagangan telur dengan Pemkab Blitar di Yogyakarta, Rabu (2/10/2024).
Hadir dalam acara itu Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Sri Riswanti, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Blitar, Krisna Triatmanto.
Seperti diketahui, saat ini dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya protein untuk kesehatan, permintaan telur ayam ras turut meningkat.
Baca Juga: Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama Yogyakarta simpan benda sejarah bukti pengabdian zaman perang
Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Sri Riswanti mengungkapkan saat ini kebutuhan telur ayam ras di kotanya mencapai 600-700 ton per hari.
Sementara itu, menurutnya distributor besar pemasok telur di Kota Yogyakarta saat ini belum ada.