Rasuna Said Muncul DI Google Doodle, Simak Penjelasannya

photo author
Tim WartaPesona, Warta Pesona
- Rabu, 14 September 2022 | 15:39 WIB
Rasuna Said Muncul di Google Doodle (Tim WartaPesona)
Rasuna Said Muncul di Google Doodle (Tim WartaPesona)

Wartapesona.com- Hari ini 14 September bertepatan dengan kelahiran Rasuna Said.

Google Doogle menampilkan Rasuna Said.

Perlu kita ketahui bahwa Rasuna Said disebut sebagai 'Singa Betina Pergerakan Kemerdekaan Indonesia.

Rasuna Said berpengaruh terhadap hak-hak perempuan.

Dikutip dari Pikiran Rakyat dalam artikel yang berjudul 'Rasuna Said Jadi Google Doodle Hari ini, Begini Alasannya'

Baca Juga: Hacker Bjorka Hebohkan Publik, Apa Saja Aksinya


Rasuna Said termasuk pahlawan nasional Indonesia. Ia jadi wanita kesembilan yang menerima gelar kehormatan tersebut.

Rasuna Said lahir di dekat Danau Maninjau, Sumatera Barat pada 14 September 1910.

Ia terlahir dan tumbuh dengan pikiran kritis. Karena ulet dan cerdas ketika jadi siswa, hal itu membuka jalan untuk ia menjadi asisten guru dengan cepat.

Hal itu membuat gadis-gadis muda termotivasi untuk memiliki mimpi besar dan cita-cita yang tinggi.

Baca Juga: Mangkok Ayam Jago Wadah makanan Indonesia, Makanan Apa saja ?


Tahun 1926, ia diundang untuk menjadi anggota Sarikat Rakyat atau Gerakan Rakyat diikuti oleh Gerakan Islam pada tahun 1930.

Keterlibatan pada gerakan tersebut membawa Rasuna menyelenggarakan Persatuan Muslim Indonesia (PERMI) yang kritis pada kolonialisme Belanda serta perlakuan tak adil pada perempuan.

Tahun 1931, ia pindah ke Pandang untuk meluncurkan divisi perempuan di PERMI. Hal tersebut berfokus untuk membuka sekolah sastra khusus perempuan di seluruh wilayah Sumatera Barat.

Setahun kemudian, ia ditangkap lantaran suaranya dianggap menentang kekuasaan Belanda.

Baca Juga: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia Di Usia 96 Tahun Warga Inggris Padati Istana Buckingham


Ia mengikuti persidangan di Payakumbuh. Ribuan orang menghadiri persidangan tersebut. Rasuna Said melakukan pidato pembelaan yang menginspirasi dan tanpa keraguan.

Setelah bebas dari penjara tahun 1934, di usianya yang ke-24 ia memulai karir jurnalistik serta menulis untuk jurnal perguruan tinggi yang bernama Raya.

Beberapa tahun kemudian, Rasuna membuka lebih banyak sekolah khusus anak perempuan serta berbicara atas nama kelompok wanita Muslim yang jumlahnya tidak terhitung.

Setelah Rasuna bekerja tanpa kenal lelah demi menanamkan nilai nasionalisme dan anti-kolonialisme lewat tulisan-tulisan yang ia buat, akhirnya pada tahun 1945 Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Rasuna Said meninggal dunia pada 2 November 1965 karena penyakit kanker darah. Ia meninggalkan satu orang putri dan enam cucu.

Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Atas jasa-jasanya tersebut, tahun 1974 ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Selain itu, nama Rasuna Said juga ditetapkan sebagai nama jalan di Jakarta.***
(Shora Syafhira Ghassani/Pikiran-rakyat.com) (AA)


Editor: Tim WartaPesona
Sumber: Pikiran Rakyat.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Agus S. Riyanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X