berita

Pembakaran Al Quran Swedia, Perdana Menteri : Walau Kebebasan Berpendapat, Ini Tindakan Sangat Tidak Hormat

Senin, 23 Januari 2023 | 14:06 WIB
Perdana Menteri Memberikan Tanggapannya atas Pembakaran Al Quran di Swedia (Tangkapan Layar Instagram Ulf Kristersson)

Ratusan demonstran berkumpul pada Sabtu malam di depan konsulat Swedia di Istanbul, di mana mereka membakar bendera Swedia dan meminta Turki untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Stockholm.

Paludan, seorang aktivis Swedia-Denmark yang sudah dihukum karena penganiayaan rasial, menyebabkan kerusuhan di Swedia tahun lalu ketika dia melakukan tur dan membakar publik Al-Quran.

Baca Juga: Sandiaga Uno Menparekraf Optimistis Wisman Tiongkok Perkuat Capaian Target 7,4 Juta Kunjungan di 2023

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan pada hari Minggu "tidak ada kata yang cukup untuk mengecam tindakan keji penodaan Al-Quran oleh ekstremis kanan di Swedia."

"Topeng kebebasan berpendapat tidak boleh digunakan untuk menyakiti perasaan agama 1,5 miliar Muslim di seluruh dunia. Ini tidak dapat diterima," katanya. *** (SA)

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB