WartaPesona.com - Kabar kembali datang dari event besar KTT G20 di Bali.
Para pemimpin negara G20 dibuat kaget oleh Jokowi saat di ajak ke Tahura Ngurah Rai Bali untuk melakukan penanaman mangrove.
Hal ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali yang masih berlanjut.
Jokowi mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara pemilik hutan mangrove yang terluas di dunia, yaitu 3,3 juta hektare hutan mangrove kita, Indonesia ingin berkontribusi kepada perubahan iklim.
Dikutip dari Pikiran Rakyat dalam artikel yang berjudul'KTT G20 Bali: Pemimpin Negara Kaget saat Diajak Jokowi ke Tahura Bali'.
"Ini sebelumnya adalah area tambak ikan, area yang terabrasi, kemudian sekarang menjadi rumah bagi 33 spesies mangrove yang juga ini menjadi rumah bagi lebih dari 300 fauna seperti ikan, udang, burung, monyet, ular, semuanya bisa hidup di hutan mangrove," tuturnya menambahkan.
Jokowi menegaskan bahwa keberadaan Tahura merupakan salah satu wujud konkret Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim.
"Oleh sebab itu, Indonesia mengajak negara anggota G20 untuk berkolaborasi, bekerja sama, dalam sebuah aksi nyata untuk pembangunan hijau, pembangunan ekonomi hijau yang inklusif," ujarnya.
Begitu tiba di Tahura Ngurah Rai, para pemimpin negara G20 pun dibuat kaget dengan apa yang mereka lihat di lokasi tersebut.
Baca Juga: Media China Beritakan G20 di Bali, Keramahan Orang Indonesia Jadi Perbincangan Simak Penjelasannya
"Ya mereka banyak yang kaget bahwa kita sudah melakukan sejauh ini, dan mereka mengatakan ini adalah sebuah pekerjaan yang konkret," kata Jokowi.
"Karena di di sini memiliki kapasitas 6 juta bibit, itu baru satu lokasi, kita tahun depan akan memiliki 33 lokasi. Sekarang lima sudah selesai, yang sisanya dalam proses berjalan," tuturnya.
"Saya kira itu yang menginspirasi para pemimpin, hal-hal konkret yang dilakukan baik dalam transisi energi hijau maupun dalam ekonomi hijau terhadap perubahan iklim," ucapnya menambahkan.
Sebelum para pemimpin negara datang, Jokowi sempat mengajak perwakilan media resmi G20 untuk berkeliling di Taman Hutan Rakyat.