berita

Menuju Pariwisata Indonesia yang Makin Berkilau: Menparekraf Bidik Kontribusi Besar dari ITIF

Jumat, 28 Juli 2023 | 10:45 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno hadir di Forum Investasi Pariwisata International Tourism Investment Forum. (kemenparekraf.go.id)

WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Uno, memiliki target ambisius untuk menyelenggarakan Forum Investasi Pariwisata International Tourism Investment Forum (ITIF) 2023 di Bali pada tanggal 26-27 Juli 2023.

Forum ini diharapkan dapat berkontribusi setidaknya 20 persen dari target investasi sektor pariwisata Indonesia, yaitu sebesar 6-8 miliar dolar AS hingga tahun 2025.

Pada acara ITIF 2023 dengan tema "Embracing Tourism Investment Opportunity: Green and Sustainable Investment," tujuannya adalah untuk menciptakan pemahaman bersama mengenai investasi yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Cara memilih kepiting segar, dari jenis, ciri daging, dan kandungan gizi

Forum ini menghadirkan para pembuat kebijakan, perwakilan pemerintah pusat dan daerah, investor, serta pemilik proyek untuk menjadi wadah diskusi dan platform yang menghubungkan para pemangku kepentingan terkait peluang dan tantangan dalam penerapan investasi yang berkelanjutan.

Melalui ITIF 2023, diharapkan dapat mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan di Indonesia dan secara global.

Selain itu, forum ini juga bertujuan untuk memperkenalkan peluang investasi yang ada pada kawasan atau proyek pariwisata, sehingga dapat mempercepat investasi dan dukungan pembiayaan dalam pembangunan kawasan pariwisata di Indonesia.

Baca Juga: Pariwisata Bali: Dambaan Wisatawan, Menparekraf Berkomitmen Terjaga

Acara ini dihadiri oleh sekitar 500 peserta, termasuk investor dari negara-negara seperti Singapura, Malaysia, India, Australia, Italia, dan Rusia.

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan bahwa dalam ITIF 2023, pihaknya bersama dengan industri pariwisata menghadirkan lebih dari 12 proyek pariwisata berkelanjutan yang diharapkan dapat menarik minat dari investor baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Kita mengharapkan bahwa pariwisata era baru ini (pariwisata hijau) akan selain lebih berkualitas dan berkelanjutan, juga bisa membuka lapangan kerja yang luas dengan target 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024," kata Sandiaga.

Baca Juga: Menggairahkan Pariwisata: Menparekraf Dorong Investasi Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan

Ia optimistis dengan keunggulan sumber daya alam dan ditopang dengan kekuatan sumber daya manusia akan menjadikan investasi pariwisata di tanah air sangat diminati oleh para calon investor.

Tidak hanya di Bali, tapi juga daerah lainnya, termasuk 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan 10 kawasan ekonomi khusus yang tersebar di berbagai daerah.

"Kita melihat sampai dengan pertengahan tahun realisasinya (investasi pariwisata di Bali) sudah on track.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB