Baca Juga: Sentimen Positif Gen Z dan Millennial Meningkat untuk Prabowo dan Erick Thohir
Selain itu, MQKN ke-7 juga diadakan demi terjalinnya silaturahmi antarpesantren seluruh Indonesia, untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan NKRI.
Dalam sejarahnya, MQKN pertama kali diadakan tahun 2004 di Pesantren Al-Falah, Bandung, Jawa Barat.
Kedua, tahun 2006 di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. MQKN ketiga tahun 2008 di Pesantren Al-Falah, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Kemudian, pada tahun 2011 MQKN sempat berubah nama menjadi Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (MUFAKäT).
MUFAKäT diselenggarakan di Pesantren Darunnahdlatain Nahdlatul Wathan, Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Dan, pada tahun 2014 kembali menjadi MQKN.
MQKN kelima ini dilaksanakan di Pesantren As'ad Olak Kemang, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Keenam di Pesantren Roudlotul Mubtadiin, Balekambang, Jepara, Jawa Tengah.
Mengingat adanya pandemi COVID-19, MQKN keenam yang semestinya diselenggarakan pada tahun 2020 batal dilaksanakan.
Baru pada tahun 2023 ini, MKQN kembali digelar dengan tuan rumah Pesantren Sunan Drajat Kabupaten Lamongan Provinsi Jawa Timur pada 11 Juli mendatang. ***(KKT)