Ia kemudian membendung air itu dengan pasir dan segera diambilnya sebagian untuk anaknya.
Dengan kasih sayang Allah, selamatlah ia dan anaknya dari kehausan.
Sumber air tersebut menurut salah satu riwayat kemudian menjadi sumber Air Zamzam.
Air itu amat terkenal, dan hingga saat ini menjadi sumber air yang memasok puluhan ribu liter air setiap jam untuk memenuhi kebutuhan para jamaah haji.
Air zamzam itu pula merupakan oleh-oleh yang paling penting bagi para jamaah haji.
Setiap kali jamaah haji tiba di tanah airnya, mereka selalu ditanya oleh penduduk di kampungnya tentang oleh-oleh berupa Air Zamzam itu. ***(KKT)