Dalam wawancara dengan Ustad Salman, ia menceritakan proses kreatif dalam membuat album tersebut.
Secara keseluruhan, Ustad Salman melakukan penulisan lirik dan penyusunan nada sendiri. Kemudian ia berkolaborasi dengan Ippho dan Tomi saat mengaransemen album tersebut.
Baca Juga: Panduan untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Anda!
Ustad Salman mengatakan bahwa ia ingin melanjutkan tradisi dakwah nusantara melalui musik atau film dan karya-karya seni lainnya.
Menurutnya, banyak cara untuk berdakwah dan musik adalah salah satu cara yang efektif.
Album Jernih sendiri berisikan sejumlah lagu bernapaskan Islami yang diharapkan dapat membantu menjernihkan hati manusia dan menebar manfaat bagi yang mendengarnya.
Ustad Salman mengatakan bahwa lagu-lagu dalam album tersebut bertujuan untuk mengajak manusia untuk selalu berusaha menjadi lebih baik dan menebarkan kebaikan di sekitarnya.
"Jernih ini sebenarnya bukan mau mengatakan 'I'm Jernih', tapi 'I'm on going to the purity'. Karena bukan setan musuh terbesar kita, tapi musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri," ujar Ustad Salman.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno yang turut hadir dalam acara "Soft Launching Album Jernih" juga memberikan apresiasi atas karya tersebut.
Ia mengatakan bahwa sektor ekonomi kreatif terutama musik saat ini menunjukkan pertumbuhan yang baik dan subsektor musik ini akan terus mewarnai dan menjadi lokomotif dari kebangkitan ekonomi Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Deputi Bidang Ekonomi Digital Dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Neil El Himam.
Album Jernih ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para musisi dan seniman Indonesia untuk terus menciptakan karya-karya seni yang bernilai dan menebarkan kebaikan bagi masyarakat.*** (AA)