WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung pembentukan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Padang Panjang, Sumatra Barat melalui program Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif 2023.
Dalam Workshop KaTa Kreatif yang digelar di Auditorium Mifan, Padang Panjang pada Sabtu (1/4/2023), Menparekraf Sandiaga berharap acara tersebut dapat membantu membentuk ekosistem ekonomi kreatif di kota tersebut yang telah memiliki banyak daya tarik wisata.
Namun, untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Padang Panjang, perlu dilakukan percepatan uji petik subsektor ekonomi kreatif yang menjadi unggulan di kota tersebut.Dengan demikian, Padang Panjang dapat ditetapkan sebagai salah satu Kabupaten/Kota Kreatif di Indonesia.
Potensi ekonomi kreatif di Padang Panjang terus didorong untuk dikembangkan guna memperkuat potensi wisata di daerah tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, dalam Workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif 2023 di Auditorium Mifan, Padang Panjang pada tanggal 1 April 2023.
Menparekraf Sandiaga menyebutkan bahwa produk-produk kriya dan kuliner di Padang Panjang sudah sangat melegenda dan harus terus didorong agar para pelaku ekonomi kreatif dapat membuka peluang usaha dengan target mencapai 4,4 juta lapangan kerja pada 2024.
Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Padang Panjang untuk terus menggali potensi ekonomi kreatif yang ada.
Baca Juga: Nikmati Kelezatan Takjil dengan Bubur Sumsum yang Gurih dan Manis
Fadly menegaskan bahwa Padang Panjang memiliki banyak potensi ekonomi kreatif yang masih belum tereksplorasi dan memohon asistensi dari pihak terkait untuk mengembangkan potensi tersebut.
Workshop KaTa Kreatif tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan, seperti Wakil Gubernur Sumatra Barat, Audy Joinaldy; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat, Luhur Budianda; Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumatra Barat, Sari Lenggogeni; Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; dan Direktur Standardisasi dan Sertifikasi Usaha Kemenparekraf/Baparekraf, Oni Yulfian.
Baca Juga: 5 Investasi Syariah yang Menggiurkan di Indonesia
Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dorongan bagi para pelaku ekonomi kreatif di Padang Panjang untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif mereka.***(AA)