berita

Upaya Menparekraf untuk Mendatangkan Wisman Melalui PLBN Skouw Jayapura dan Meningkatkan Pariwisata di Wilayah

Kamis, 23 Maret 2023 | 10:59 WIB
Menparekraf Sandi Uno Bersama Skouw Yan Numberi (kemenparekraf.go.id)

WartaPesona.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno telah melakukan pertemuan dengan Kepala Administrator Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Yan Numberi untuk membahas berbagai upaya terkait dengan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah perbatasan paling Timur Indonesia. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat PLBN Skouw, Jayapura, Papua pada hari Selasa, 21 Maret 2023.

Menparekraf Sandiaga menyampaikan bahwa terdapat dua agenda yang akan dikolaborasikan antara Kemenparekraf dengan PLBN Skouw serta Pemerintah Kota Jayapura untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah perbatasan.

Tujuannya adalah untuk mengembalikan kondisi PLBN Skouw seperti sebelum pandemi COVID-19, di mana sebelumnya terdapat sekitar 1.500 wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia melalui gerbang PLBN Skouw setiap harinya.

Baca Juga: Berangkat Mudik Lebaran Tanpa Khawatir Biaya, Nikmati Diskon Tiket dan Flash Sale dari KAI!

Menparekraf Sandiaga menyebutkan bahwa agenda pertama adalah peningkatan infrastruktur pariwisata dan ekonomi kreatif dalam bingkai Dana Alokasi Khusus (DAK) yang akan diajukan kerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Jayapura.

Selanjutnya, Menparekraf Sandiaga berencana untuk menghadirkan kembali Festival Crossborder pada tahun 2023 dengan melibatkan kolaborasi antara Indonesia dengan Papua New Guinea.

Festival Crossborder Akan Membantu Meningkatkan Pariwisata dan Hubungan Bilateral Antara Dua Negara di Perbatasan

Baca Juga: Menelusuri Perjalanan Kesuksesan Grup Musik Rock : Barasuara

Dengan diadakannya kembali Festival Crossborder, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke perbatasan serta bermanfaat dalam menjalin hubungan bilateral antara Indonesia dan Papua New Guinea.

Festival ini menargetkan bisa menarik hingga 2.000 wisatawan mancanegara dengan beragam kegiatan seni, budaya, musik, film, bazaar UMKM, serta event olahraga seperti fun run yang spektakuler.

Sandiaga Uno, Menparekraf, menjelaskan bahwa festival ini akan dikerjasamakan dengan Papua Youth Creative Hub yang baru saja diluncurkan di Jayapura. Selain itu, bazaar UMKM juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian khususnya bagi pelaku ekonomi kreatif Papua, sehingga kerajinan tangan khas Papua, fesyen, dan kuliner bisa didorong untuk kebangkitan pariwisata dan penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga: Grandis Barn: Pengalaman Kuliner Bernuansa Eropa di Hutan Kota Solo

Kepala Administrator Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Yan Numberi, berharap PLBN Skouw dapat kembali seperti pada awal diresmikan, dimana para pelancong dapat bebas melintas ke Papua New Guinea tanpa menggunakan paspor dan begitu sebaliknya. Sehingga, perlu dikaji kembali terkait pemberian bebas visa kepada wisatawan asal Papua New Guinea.

Yan Numberi juga menyambut baik penyelenggaraan Festival Crossborder yang rencananya akan diselenggarakan pada 2023, mengingat pengunjung di lintas batas meningkat secara signifikan pada saat pelaksanaan festival beberapa tahun lalu.

Setelah melakukan diskusi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Pasar Skouw yang terletak tidak jauh dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw. Pasar Skouw menjadi pusat aktivitas jual beli di daerah perbatasan dan menjadi tempat favorit bagi masyarakat Papua Nugini untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB