WartaPesona.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat berinisiatif untuk mengajak berbagai elemen masyarakat, terkhusus bagi para influencer yang memiliki pengaruh basis massa di dunia maya.
Dalam keterangannya, ketika sedang di wawancarai, Kepala Disparbud Kabupaten Garut Agus Ismail mengatakan jika tujuan dari kolaborasi dengan para influencer ini adalah untuk mengeksplorasi dan mengenalkan produk serta potensi yang ada di Kabupaten Garut.
“Tentu saja ini mereka bisa betul-betul mengeksplore, memanfaatkan potensi yang ada, mengenalkan produk,” ujar Kepala Disparbud Agus Ismail, dilansir dari Antara.
Baca Juga: Atasi Dampak Inflasi Ramadhan, Pemprov Kalsel Siapkan Dua Strategi Ini
Lebih lanjut, Kepala Disparbud Agus Ismail menurutkan jika Kabupaten Garut merupakan sumber potensial bagi pariwisata dan ekonomi kreatif. Berbagai objek wisata dapat ditemukan di kabupaten ini, seperti air terjun, lalu juga terdapat wisata pantai yang panjangnya membentang sepanjang 75 km pada bagian selatan Garut.
”Ini potensi luar biasa untuk dikembangkan;” jelasnya.
Menurut Kepala Disparbud Agus Ismail, program ini sudah selaras dengan kinerja pemerintah daerah untuk mempromosikan potensi pariwisata yang ada, agar dikenal masyarakat luas dan mampu mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi daerah.
Lanjutnya, Agus menuturkan jika untuk merealisasikan program pengenalan pariwisata tersebut bukanlah hal yang mudah. Salah satu tantangannya adalah bagaimana dapat melakukan strategi pemasaran yang baik.
“Tantangan kita apa yang menjadi potensi dapat terekspos dengan baik, disini peran strategi manajemen pemasaran,” terangnya.
Untuk itu, Agus mengingatkan akan peran era teknologi internet, harapannya dengan kemudahan akses internet akan mempermudah masyarakat untuk mengenalkan produknya melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, maupun TikTok.
“Medsos Instagram, maupun TikTok, ini bagian konteks komunikasi, bagaimana milenial kita bisa melihatnya sebagai bagian dari promosi,” ujarnya.
Harapannya dengan kemampuan manajemen pemasaran yang baik, akan lebih memperkenalkan wisata dan seni kreativitas lokal yang tersedia di Garut.
“Ini strategi inovasi yang bisa kita lakukan. Sambil main, sambil jalan, (influencer) wisatawan, bagaimana cara kita untuk menciptakan itu,” katanya.