berita

Bersiaplah Liburan ke Desa Wisata! Kemenparekraf Promosikan BETI DEWI di ASTINDO Travel Fair 2023

Sabtu, 25 Februari 2023 | 14:26 WIB
Dwi Marhen Yono, Direktur Pemasaran Nusantara Kemenparekraf : Masyarakat dapat mencari paket-paket desa wisata yang ditawarkan oleh pengelola desa wisata di booth Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. | wartapesona.com

WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajak masyarakat untuk berwisata ke desa wisata #diIndonesiaAja melalui promosi pada booth Wonderful Indonesia di ASTINDO Travel Fair (ATF) 2023 yang diadakan pada tanggal 23 - 26 Februari 2023 di ICE BSD.

Keikutsertaan desa wisata pada pameran ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih lanjut tentang desa wisata kepada peserta dan pengunjung pameran ASTINDO Travel Fair, dengan konsep "Beti Dewi Goes To Mall" selama 4 hari.

Baca Juga: Bingung Cari Destinasi Wisata Air ? Objek Wisata Ini Perlu Kamu Coba

Menparekraf/Kabaparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan dalam keterangannya pada Sabtu (25/2/2022), bahwa pengunjung dapat menemukan paket wisata desa wisata yang ditawarkan oleh pengelola desa wisata di booth Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kretif Republik Indonesia.

"Kami memfasilitasi serta mempromosikan 9 desa wisata di booth Kemenparekraf dari Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur pada ASTINDO Travel fair 2023," kata Menparekraf Sandiaga.

Baca Juga: Yuk Healing! Selama F1 PowerBoat, Jelajahi Destinasi Desa Wisata di Tapanuli Utara, Sisi Lain dari Danau Toba

Sembilan desa wisata tersebut antara lain Desa Wisata Saba Baduy dan Desa Wisata Sukarame dari Provinsi Banten; Desa Wisata Pecinan Glodok dan Desa Wisata Perkampungan Budaya Betawi dari Provinsi DKI Jakarta; Desa Wisata Mulyaharja, Desa Wisata Batulayang, Desa Wisata Ciburial, dan Desa Wisata Hanjeli dari Provinsi Jawa Barat; serta Desa Wisata Tamansari dari Jawa Timur.

Menparekraf juga mengatakan bahwa pameran perjalanan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan jumlah wisatawan nusantara sebagai tulang punggung industri pariwisata Tanah Air. Oleh karena itu, pemerintah hadir bersama industri agar ekosistem pariwisata tetap kondusif.

Baca Juga: 9 Destinasi Warisan Alam dan Budaya sebagai Panduan Pariwisata di Raja Ampat, Papua Barat

"ASTINDO Travel Fair juga mendukung promosi wisata domestik, paket tur, aktivitas desa wisata, serta mendorong Gerakan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) sejalan dengan program Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah pergerakan wisatawan nusantara tahun 2023 yang ditargetkan mencapai 1,2 sampai 1,4 miliar pergerakan atau perjalanan," kata Menparekraf.

ASTINDO secara rutin menyelenggarakan Travel Fair sejak tahun 2010 yang memberikan referensi bagi masyarakat Indonesia dalam merencanakan perjalanan wisata dan mengakomodasi para pelaku pariwisata untuk mempromosikan destinasi wisata serta mendukung kemajuan industri pariwisata di Indonesia.

Di lokasi acara, hadir Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Parekraf, Dwi Marhen Yono yang juga menambahkan agenda kegiatan expo ini.

Baca Juga: Lima Beach Club di Seminyak yang Cocok untuk Healing Santai dan Seru di Pantai-pantai Bali

"Di ASTINDO Travel Fair ini, agendanya salah satunya adalah menjual paket-paket wisata bagi Desa Wisata terbaik di Indonesia untuk calon wisatawan Nusantara , hari ini bekerjasama dengan ASTINDO, yang mendukung Program BETI DEWI (Beli Kreatif Desa Wisata)", ucap Marhen.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB