WartaPesona.com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta menyelenggarakan acara Designer Talks dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif pada subsektor desain.
Acara ini merupakan hasil tindak lanjut kolaborasi antara Dinas Parekraf DKI Jakarta dengan Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), dan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI).
Menanggapi acara tersebut, Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya dan Pariwisata, Marullah Matali mengatakan jika program yang akan dijalankan ini merupakan wujud pengembangan fungsi pemerintah yaitu membesarkan yang kecil bukan mengecilkan yang besar.
Baca Juga: Sandiaga Uno : F1 Powerboat Mampu Menarik Wisatawan ke Kampung-kampung di Sekitar Danau Toba
“Pemprov DKI Jakarta akan terus mendukung perkembangan ekonomi kreatif, khususnya subsektor desain. Harapannya, Jakarta semakin maju berkat para desainer melalui karya-karya visual yang turut mempercantik kota Jakarta,” ujar Marullah dalam Siaran Pers PPID Pemprov DKI Jakarta.
Acara Designer Talks akan diselenggarakan di Creative Hall, MBloc Space. Akan dihadiri oleh 60 peserta yang terdiri dari desainer professional dan berbagai mahasiswa.
Melalui program ini, Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan jika acara ini merupakan bentuk fasilitasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terlebih pada subsektor Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, dan Desain Produk untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan kontribusi nilai tambahnya terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ekonomi kreatif Jakarta.
Baca Juga: Lima Beach Club di Seminyak yang Cocok untuk Healing Santai dan Seru di Pantai-pantai Bali
PDRB dalam perencanaan pembangunan suatu daerah digunakan untuk mengetahui tingkat produk netto atau nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh faktor industri, laju pertumbuhan ekonomi dan pola struktur perekonomian pada satu periode tertentu pada suatu wilayah dalam jangka waktu satu tahun.
Besar kecilnya nilai PDRB disebabkan oleh faktor-faktor diantaranya adalah Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), inflasi, Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Pengeluaran Pemerintah Daerah, dan tenaga kerja.
“Tujuan diselenggarakannya diskusi ini adalah untuk melahirkan output dan menggali ide saran percepatan di industri desain produk, desain interior, dan desain komunikasi visual, serta mencari solusi kemajuan perkembangan industri desain. Dengan begitu, ekonomi kreatif mampu mendorong pendapatan dan menjadi tulang punggung perekonomian Jakarta dapat terwujud,” ujar Andhika.
Baca Juga: Sandiaga Uno : F1 Powerboat Mampu Menarik Wisatawan ke Kampung-kampung di Sekitar Danau Toba
Acara Designer Talks ini berbuahkan manis dengan antusiasme para peserta yang hadir. Peserta cukup aktif dalam diskusi pengembangan subsektor desain di Jakarta. Setelah mengikuti acara hingga usai, para peserta berharap agar diskusi seperti ini bisa terus dilaksanakan secara terus menerus.
Masih dalam penjelasan dari Kepala Dinas Parekraf, Andhika menambahkan jika subsektor desain juga berpeluang untuk menjadi salah satu media sarana edukasi bagi masyarakat.