berita

Houthi yang Didukung Iran Umumkan Blokade Laut Untuk Arab Saudi

Selasa, 21 Juli 2026 | 06:50 WIB
Ilustrasi peta Selat Bab al-Mandeb, pintu masuk menuju Laut Merah. Foto Gemini AI.

Houthi sedang menunggu perintah untuk memulai serangan tersebut.

Ancaman terhadap Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb berisiko memperburuk krisis energi global, yang dipicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran dan menggarisbawahi risiko eksplosif yang berasal dari babak baru konflik.

Dengan Selat Hormuz telah ditutup aksesnya, serangan Houthi terhadap kapal atau pelabuhan di Laut Merah akan mengganggu dua jalur ekspor minyak utama Timur Tengah secara bersamaan.

Situasi ini berpotensi membuka front baru dalam krisis energi dan konflik Iran yang lebih luas dengan Amerika.

Perwakilan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah ada di Yaman dan akan mengendalikan keputusan untuk menutup Selat Bab el-Mandeb.

Tentang Houthi

Houthi adalah kelompok perlawanan bersenjata di Yaman.

Nama resminya ialah Ansarullah atau Para Penolong Tuhan.

Mereka ialah kelompok politik-militer dari Syiah Zaidiyah di utara Yaman. Dipimpin oleh keluarga Al-Houthi.

Pemimpinnya sekarang ini ialahAbdul-Malik al-Houthi

Mereka muncul tahun 2004 di Provinsi Sa'dah, Yaman utara. Awalnya protes karena merasa pemerintah Yaman mengabaikan wilayah mereka.

Houthi menginginkan otonomi lebih besar untuk wilayah utara Yaman, menolak campur tangan asing di Yaman.

Sejak 2014 mereka menguasai ibu kota Yaman, Sana'a, dan menggulingkan pemerintah yang diakui PBB. Ini kemudian memicu perang saudara di Yaman.

Sejak perang Israel-Hamas 2023, Houthi juga sering menembakkan peluru kendali dan drone ke kapal-kapal di Laut Merah dan ke Israel sebagai solidaritas ke Palestina.

Houthi didukung oleh Iran. Mereka memperoleh senjata, pelatihan, dan dana dari Teheran.***

Halaman:

Tags

Terkini

PWI Mengecam Pernyataan Hotman Paris Hutapea

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:45 WIB