WartaPesona.com – SMAN 2 Pamekasan, Jawa Timur, menolak sebanyak 1.022 porsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan pada Senin, 9 Maret 2026.
Penolakan tersebut dilakukan pihak sekolah karena menu makanan yang diberikan dinilai tidak layak untuk dikonsumsi oleh para siswa, terutama dalam momentum bulan Ramadan.
Paket MBG tersebut disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) As-Salman yang berlokasi di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemenuhan gizi bagi pelajar yang dijalankan di sejumlah daerah.
Kepala SMAN 2 Pamekasan, Moh Arifin, menjelaskan bahwa pihak sekolah terpaksa menolak paket makanan tersebut karena ditemukan menu yang dianggap berpotensi menimbulkan masalah jika tetap dibagikan kepada para siswa.
MBG Jatah Tiga Hari Sekaligus
Menurut Arifin, pada hari tersebut pihak SPPG As-Salman mengirimkan paket MBG untuk jatah tiga hari sekaligus, yakni untuk Senin hingga Rabu, 9–11 Maret 2026.
Dalam paket makanan tersebut, menu yang disediakan antara lain dua potong tempe, dua potong tahu, serta satu ekor ikan lele yang belum diolah.
“Penolakan hari ini pada Senin tanggal 9 Maret 2026 untuk jatah tiga hari ditolak hari ini. Ada dua potong tempe, dua potong tahu, dan satu lele mentah hari ini,” ujar Moh Arifin, sebagaimana dikutip dari unggahan akun Instagram @adreli_48 pada Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menilai kondisi menu tersebut berpotensi menimbulkan masalah karena ikan lele yang masih mentah dikemas bersama bahan makanan lainnya dalam satu paket.
Menurutnya, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membuat makanan lain cepat rusak atau basi jika disimpan terlalu lama sebelum dikonsumsi.
“MBG hari ini di SMAN 2 Pamekasan tidak layak dibagikan. Kenapa? Karena lele yang masih hidup ini diperkirakan jam 12 siang membusuk dan merusak yang lain,” jelasnya.
Arifin menegaskan bahwa keputusan menolak paket MBG tersebut diambil semata-mata untuk menjaga keselamatan serta kesehatan para siswa.
“Jadi mohon maaf untuk dapur, sekolah bersikap demi keselamatan anak-anak. Tolong diperhatikan,” tegasnya.
Tags
Artikel Terkait
-
MUI Dukung Langkah Diplomasi Indonesia untuk Wujudkan Perdamaian Dunia
-
Rois Aam PBNU Puji Kepemimpinan Prabowo yang Dinilai Mengabdi untuk Rakyat
-
Viral Video Roti MBG Diduga Dipenuhi Belatung di Jepara, Orang Tua Siswa PAUD Ungkap Kronologinya
-
Viral Mobil MBG Diminta Putar Balik di SMPN 2 Sokaraja Banyumas, Siswa Sempat Menunggu Paket Makan Gratis