Motif Diduga Persoalan Asmara
Pihak kepolisian menyebut motif sementara dari tindakan tersebut diduga kuat berkaitan dengan persoalan asmara dan perasaan sakit hati.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Anggi Rian Diansyah, mengungkapkan bahwa hubungan antara pelaku dan korban tidak berada pada persepsi yang sama.
“Motif masih dengan keterangan sakit hati atas hubungan yang disudahi oleh korban, sementara pelaku sendiri tidak mau,” ujar Anggi pada Jumat (27/2/2026).
“Kami tanyakan hubungan ini sendiri apa kepada pelaku. Dia merasa sudah lebih dari sekadar teman dengan korban. Namun korban sendiri tidak merasakan hal yang sama,” tandasnya.
Penyidikan Berlanjut
Saat ini, penyidikan terhadap RM masih terus berjalan. Polisi memastikan proses hukum dilakukan secara profesional, sekaligus memperhatikan kondisi psikologis tersangka dan pemulihan korban.
Kasus ini menjadi perhatian luas publik dan memunculkan kembali diskusi mengenai kesehatan mental, relasi emosional sepihak, serta pentingnya sistem pendampingan psikologis di lingkungan pendidikan tinggi. *****