WartaPesona.com – Konflik peperangan berskala besar yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran terus menjadi sorotan tajam publik global.
Di tengah eskalasi militer yang kian meluas, pernyataan lama budayawan dan penceramah Indonesia, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun, kembali mencuat dan viral di media sosial.
Perang yang semula dipandang sebagai konflik regional kini menjelma menjadi krisis geopolitik internasional.
Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya secara terbuka menyinggung serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang diklaim menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Kabar gugurnya Khamenei kemudian dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran pada Minggu, 1 Maret 2026.
Peristiwa tersebut menjadi titik balik eskalasi konflik, memicu reaksi keras dari Teheran serta memperluas medan konfrontasi di kawasan Timur Tengah.
Konflik Meluas hingga Teluk
Hingga Selasa, 3 Maret 2026, ketegangan kian meningkat setelah Iran dilaporkan menyasar sektor energi di Arab Saudi dan Qatar.
Serangan tersebut disebut-sebut sebagai respons terhadap dugaan keterlibatan kedua negara Teluk itu dalam membantu kepentingan Amerika Serikat dalam perang Israel melawan Iran.
Langkah Iran tersebut memunculkan kekhawatiran baru akan terganggunya stabilitas energi global, sekaligus mempertegas bahwa konflik ini tidak lagi terbatas pada Iran dan Israel semata.
Dalam konteks inilah, publik Indonesia kembali menyoroti pandangan Cak Nun yang disampaikan lebih dari satu dekade lalu.
Video ceramahnya yang direkam pada 2012 di Masjid Raya Klaten mendadak viral dan ramai diperbincangkan warganet.
Baca Juga: Try Sutrisno Tutup Usia 90 Tahun, Bangsa Kehilangan Wakil Presiden ke-6 RI
Ceramah 2012 yang Kini Dianggap Relevan
Dalam ceramah bertajuk Islam Rahmatan Lil ‘Alamin yang digelar di Klaten, Jawa Tengah, pada 22 Oktober 2012, Cak Nun menyampaikan analisisnya tentang potensi konflik besar di Timur Tengah.
Artikel Terkait
Tresnany Moonlight Ungkap Langit Dubai Mencekam, Puluhan Roket Iran Terdeteksi di Wilayah Uni Emirat Arab
8 Penerima Beasiswa LPDP Dijatuhi Sanksi, Wajib Kembalikan Dana hingga Rp2 Miliar
Try Sutrisno Tutup Usia 90 Tahun, Bangsa Kehilangan Wakil Presiden ke-6 RI
Pidato Donald Trump dan Benjamin Netanyahu Tiba-tiba Muncul di TV Iran, Seruan Lawan Rezim Jadi Sorotan