berita

Tarif Parkir Rp100 Ribu di Tanah Abang Jadi Sorotan, Wagub DKI Rano Karno Angkat Bicara

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:48 WIB
Ramai Dugaan Jukir di Tanah Abang Patok Tarif Rp100 Ribu per Kendaraan, Wagub DKI Sebut Wajar karena Setahun Sekali - WartaPesona.com (Liputan6.com)

WartaPesona.com – Sorotan publik di media sosial kembali mengarah ke kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kali ini, perhatian warganet tertuju pada ulah sejumlah oknum juru parkir (jukir) liar yang diduga mematok tarif parkir kendaraan hingga Rp100 ribu per kendaraan, terutama menjelang momen hari besar keagamaan.

Kasus tersebut mencuat setelah aparat kepolisian menertibkan dan mengamankan delapan orang jukir liar yang beroperasi di sekitar area Pasar Tanah Abang pada Selasa, 17 Februari 2026.

Para jukir tersebut diduga mematok tarif parkir dengan harga yang dinilai tidak wajar dan meresahkan masyarakat.

Isu mahalnya tarif parkir itu pun dengan cepat menyebar luas di media sosial, memicu beragam respons dari publik.

Banyak warganet menilai praktik tersebut memberatkan pengunjung pasar, khususnya warga yang datang untuk berbelanja kebutuhan menjelang hari raya.

Ramainya perbincangan tersebut akhirnya sampai ke telinga Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno.

Melalui unggahan ulang di akun Instagram @undercover.id pada Kamis, 19 Februari 2026, Rano memberikan tanggapan terkait polemik jukir liar di Tanah Abang.

Rano menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak membenarkan praktik pemungutan tarif parkir yang melampaui ketentuan.

Ia menekankan bahwa tindakan tersebut tetap tidak dapat ditoleransi dan akan ditindak oleh aparat.

Baca Juga: Distribusi Lancar, Harga Cabai di Pasar Induk Kramat Jati Mulai Stabil

“Itu sudah pahamlah kita. Bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya juga ditertibkan,” kata Rano saat memberikan keterangan kepada awak media di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Namun demikian, Rano juga mengajak masyarakat untuk melihat persoalan ini secara lebih kontekstual.

Menurutnya, lonjakan aktivitas dan kemacetan di Tanah Abang memang kerap terjadi pada momen tertentu, khususnya menjelang hari raya yang hanya berlangsung setahun sekali.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB