berita

Kisah Mencekam Warga Jatinegara Tegal Saat Tanah Bergerak : Dinding Retak, Rumah Ambruk, Menanti Kepastian Relokasi

Senin, 9 Februari 2026 | 11:06 WIB
Rumah Retak hingga Roboh, Lebih dari 2.000 Warga Jatinegara Tegal Kini Mengungsi Usai Bencana Tanah Bergerak - WartaPesona.com (Ketik News)

Menurut warga, kondisi rumah sudah tidak memungkinkan untuk ditinggali. Demi keselamatan keluarga, mereka akhirnya mengungsi ke rumah kerabat atau posko darurat yang disediakan pemerintah.

“Gimana lagi, di dalam rumah sudah lebar-lebar (retaknya). Kali ini memang parah,” sambungnya.

Baca Juga: Akuntan SPPG Aceh Utara Diduga Selewengkan Dana Rp59 Juta, Skenario Begal Dipakai untuk Tutupi Aksi

Detik-detik Mencekam Tembok Rumah Roboh

Cerita mencekam juga datang dari warga lainnya yang mengalami langsung keruntuhan bangunan saat tanah mulai bergerak.

Warga tersebut mengaku tembok rumahnya tiba-tiba runtuh tanpa tanda-tanda sebelumnya.

“Jam sembilan malam saya keluar, tembok sudah hancur semua. Tanah sudah merembes ke bawah, diinjak saja sudah tidak bisa,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, kondisi tanah yang labil membuat warga panik dan segera menyelamatkan diri.

Saat ini, ia bersama anaknya mengungsi di posko pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.

Baca Juga: Dikira Mayat, Isi Karung yang Digotong Pria di Jakbar Ternyata Biawak

Ribuan Warga Mengungsi, Pemda Siapkan Relokasi

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Tegal telah mengambil langkah tanggap darurat.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan bahwa warga terdampak yang kini mengungsi akan direlokasi ke hunian yang lebih aman.

Menurut Luthfi, rumah relokasi tersebut telah disiapkan pemerintah dan dapat langsung ditempati warga tanpa dipungut biaya.

“Warga akan kami relokasi ke tempat yang lebih aman. Rumahnya sudah disiapkan dan bisa langsung ditempati,” ujar Luthfi.

Berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Tegal, tercatat sekitar 464 unit rumah terdampak bencana tanah bergerak.

Dari jumlah tersebut, sekitar 250 rumah mengalami kerusakan berat dan tidak lagi layak huni.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB