berita

Baru Diresmikan, Kawasan Huntara di Agam Sumbar Tergenang Usai Diguyur Hujan

Senin, 2 Februari 2026 | 09:53 WIB
Hujan Deras, Kawasan Huntara di Agam Sumbar yang Baru Diresmikan Kebanjiran - WartaPesona.com (Lamongan Network - Jatim Network)

WartaPesona.com – Intensitas hujan yang masih tinggi terus menjadi ancaman bagi warga di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Kondisi ini membuat warga harus tetap waspada terhadap potensi banjir, meskipun sebagian dari mereka kini telah tinggal di hunian sementara (huntara) yang disediakan pemerintah.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut kembali memicu genangan air di kawasan huntara yang ditempati penyintas banjir bandang dan tanah longsor November 2025 lalu.

Sejumlah unit huntara dilaporkan tergenang air, bahkan air berwarna cokelat terlihat masuk ke dalam rumah warga.

Baca Juga: Humanis di Tengah Bencana : Posko Ngopi Jadi Tempat Relawan Isi Energi di Purbalingga

Air Banjir Masuk ke Dalam Unit Huntara

Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah sebuah video diunggah akun Instagram @rommi_delfiano pada Sabtu sore, 31 Januari 2026.

Dalam video itu, perekam memperlihatkan kondisi huntara di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, yang digenangi air akibat hujan deras.

“Galodo (banjir) air hujan masuk ke rumah masyarakat di huntara. Banjir,” ujar perekam video tersebut.

Dalam rekaman yang beredar, tampak air berwarna cokelat mengalir masuk ke kawasan permukiman huntara.

Beberapa warga terlihat berupaya mencegah air semakin meluas dengan berbagai cara.

Ada yang mencangkul jalan di sekitar huntara untuk membuat jalur resapan air darurat, sementara warga lain tampak menyerok air yang sudah terlanjur masuk ke dalam rumah.

Upaya spontan tersebut dilakukan agar genangan tidak bertahan lama dan merusak perabot maupun lantai rumah yang baru saja ditempati.

Baca Juga: Pendakwah Salim A Fillah Tekankan Pemulihan Pendidikan bagi Anak-anak Korban Bencana di Sumatera

Sorotan Warganet soal Drainase

Video tersebut dengan cepat menyita perhatian warganet. Banyak komentar yang menyoroti kondisi sistem drainase di kawasan huntara yang dinilai belum optimal untuk menghadapi curah hujan tinggi.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB