berita

Dampak Banjir Bandang Guci Terlihat hingga Pantai Larangan Tegal, Kayu dan Pipa Berserakan

Senin, 26 Januari 2026 | 14:02 WIB
Kondisi Pantai Larangan Tegal, Penuh Kayu hingga Pipa Air yang Terbawa dari Wisata Guci - WartaPesona.com (Kompas Regional)

WartaPesona.com – Dampak banjir bandang yang menerjang kawasan wisata Pemandian Air Panas Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ternyata meluas hingga wilayah pesisir.

Pantai Larangan yang berada di Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, kini dipenuhi kayu gelondongan hingga pipa air yang diduga kuat terbawa arus banjir dari kawasan Guci.

Pantauan di lokasi menunjukkan hamparan kayu berbagai ukuran berserakan di sepanjang garis pantai.

Beberapa di antaranya berdiameter besar dan tampak masih utuh, bercampur dengan potongan kayu kecil serta sampah lainnya yang terbawa aliran air.

Baca Juga: Meski Sawah Terendam Lumpur Tebal, Petani Aceh Utara Tak Menyerah Lanjutkan Tanam Padi

Kondisi Pantai Larangan tersebut ramai diperbincangkan setelah warga dan pengunjung mengunggah video situasi pantai ke media sosial.

Salah satunya diunggah oleh akun TikTok @hallopuspita yang memperlihatkan pantai seolah berubah menjadi “lapangan kayu”.

“Keadaan laut Larangan, Tegal. Please, ini kayu dari mana?” ujar perekam video tersebut, dikutip pada Senin, 26 Januari 2026.

Tak hanya kayu gelondongan, material lain yang ikut terbawa arus adalah pipa air. Hal itu terungkap dari unggahan akun TikTok @dyaz.ananda yang merekam pipa-pipa besar terdampar di Pantai Larangan.

“Pipanya Guci sampai ke sini nih, kebawa ombak. Pipanya banyak banget,” ujarnya dalam video.

Ia juga menyebutkan bahwa sebagian pipa tersebut telah diambil oleh warga. “Pipanya banyak banget, sudah diambilin sama orang-orang,” tambahnya.

Baca Juga: Desa Penakir Pemalang Diterjang Banjir Bandang, Akses Jalan dan Jembatan Terdampak

Banjir Bandang Terjang Kawasan Wisata Guci

Sebelumnya, banjir bandang terjadi di kawasan wisata Pemandian Air Panas Guci pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB