Aksi Sunarso ini pun menjadi simbol kegelisahan masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang rusak dan harapan agar pemerintah daerah lebih sigap dalam menangani persoalan yang langsung berdampak pada keselamatan warga. *****
Baca Juga: Dua Bulan Setelah Banjir, Debu Bekas Lumpur Masih Menyulitkan Aktivitas Warga Aceh Tamiang