“Sayang, masih ingat lagunya? Kita kasih hadiah untuk bapak tentara mau?” ujar sang guru.
“Mau!” jawab anak-anak serempak, dengan wajah ceria dan mata berbinar.
Anak-anak itu kemudian melantunkan lagu yang liriknya begitu polos namun sarat makna, menggambarkan rasa kagum dan terima kasih kepada para prajurit TNI.
“Pak tentara sahabat kami,
Pak tentara selalu siaga,
Berseragam indah berwibawa,” nyanyi anak-anak tersebut.
“Orang baik dilindungi,
Para penjahat ditangkap,
Pak tentara tangkas dan sigap!” lanjut mereka dengan kompak.
Momen Haru di Tengah Duka Pascabencana
Nyanyian sederhana itu menjadi momen haru di tengah duka yang masih menyelimuti warga Aceh Tamiang pascabencana.
Para prajurit TNI yang tengah membersihkan sekolah tampak menoleh ke arah anak-anak, sebagian tersenyum, bahkan terlihat terharu menerima dukungan polos dari generasi kecil yang terdampak bencana.
Bagi anak-anak tersebut, nyanyian itu mungkin hanya lagu yang biasa mereka lantunkan di kelas.
Namun bagi para prajurit yang bekerja tanpa lelah di tengah lumpur dan puing, nyanyian itu menjadi penguat moral yang tak ternilai.
Peristiwa tersebut juga menjadi simbol bahwa di tengah keterbatasan dan kesedihan, masih ada harapan dan ketulusan yang tumbuh dari anak-anak.
Viral di Media Sosial, Warganet Ikut Terharu
Tak butuh waktu lama, video tersebut viral di media sosial. Banyak warganet mengaku terharu melihat kepolosan anak-anak TK yang memberikan semangat kepada para prajurit TNI.
“Ya Allah, terharu. Seketika lelah mereka terbayar dengan nyanyian tulus dan senyum anak-anak,” tulis akun @suciatikha di kolom komentar.
“Pak tentaranya pasti tambah semangat nih. Anak-anaknya lucu dan tulus banget,” tulis akun @metti.
Banyak pula warganet yang memuji peran guru dalam menanamkan nilai empati dan rasa terima kasih kepada anak-anak sejak usia dini, terutama di tengah situasi bencana.