Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah turut menjadi narasumber kunci dalam sesi paralel lainnya.
Ia menyoroti penguatan koperasi sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu program yang disoroti adalah Koperasi Desa Merah Putih, yang akan diperluas untuk mendukung ekonomi desa dan memperbesar kontribusi UMKM terhadap PDB nasional.
Farida menjelaskan bahwa digitalisasi koperasi, perluasan akses pembiayaan, dan peningkatan kualitas kelembagaan menjadi agenda penting pemerintah pada 2026.
Baca Juga: Polemik Tumbler KRL Mencuat, KAI : Informasi Pemecatan Belum Benar
Kolaborasi Tiga Sektor untuk Satu Arah: Pertumbuhan 2026
Kehadiran ketiga narasumber tersebut memperlihatkan bahwa agenda Rapimnas KADIN 2025 bukan sekadar forum konsultatif, tetapi ruang strategis yang mempertemukan fiskal, riset, dan koperasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi tahun depan.
Dari stabilitas ekonomi dan penurunan suku bunga, hingga riset dan inovasi, serta penguatan koperasi dan UMKM.
Semua narasi mengarah pada satu tujuan: memastikan Indonesia siap menghadapi tantangan ekonomi 2026 dengan fondasi yang lebih solid, inklusif, dan berkelanjutan.
Rapimnas akan berlanjut pada Selasa (2/12) dengan sidang pleno lanjutan dan perumusan rekomendasi resmi yang akan menentukan arah KADIN dalam mendukung kebijakan pemerintah pada tahun mendatang.*****