Kerusakan serupa juga ditemukan di Sibolga dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
“Di Sumut sendiri ada 20 titik longsor yang belum bisa kami identifikasi secara menyeluruh karena aksesnya terputus,” tambah Diana.
Sejumlah jalan nasional tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali. Beberapa desa bahkan terisolasi dan hanya bisa dijangkau lewat jalur udara atau perahu darurat.
PDAM Tak Berfungsi di Sumatera Barat
Di Sumatera Barat, kerusakan tidak hanya menghantam sektor transportasi. PDAM setempat dilaporkan berhenti beroperasi akibat banjir yang merusak pipa induk dan instalasi pengolahan air.
Hal ini berpotensi menimbulkan krisis air bersih jika tidak ditangani cepat.
KemenPU memastikan sudah mengerahkan alat berat ke tiga provinsi tersebut.
“Alat berat kami bersiap untuk bergerak ke 21 lokasi di Sumut, 12 lokasi di Aceh, dan 15 lokasi di Sumbar guna membersihkan timbunan longsoran,” jelas Diana.
Kemensos Mulai Gerakkan Bantuan untuk Pengungsi
Menteri Koordinator PMK Pratikno menjelaskan bahwa Kementerian Sosial telah menggerakkan tim logistik dan bantuan pengungsian ke lokasi terdampak.
“Kemensos aktif mengirim kebutuhan dasar untuk para pengungsi. Kita update terus perkembangannya, termasuk jumlah korban jiwa yang cukup banyak,” ujar Pratikno.
Hingga laporan terakhir, sedikitnya 43 warga dilaporkan meninggal di Sumatera Utara, sementara 88 orang masih dinyatakan hilang.
Data ini masih bersifat sementara dan terus diperbarui oleh tim gabungan di lapangan.
BMKG : Siklon Tropis Senyar adalah Fenomena yang Tidak Umum