Kunjungan singkat tersebut juga mencakup pertemuan dengan Gubernur Jenderal Mary Simon dan Perdana Menteri Mark Carney.
Belanda: Pengembalian Artefak Sejarah
Agenda terakhir berlangsung di Belanda, di mana Prabowo disambut Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch.
Hasil pertemuan bilateral menghasilkan kesepakatan pengembalian sekitar 30.000 artefak bersejarah milik Indonesia, mulai dari benda seni Jawa, fosil, hingga dokumen berharga.
Baca Juga: Madrid: Kota yang Selalu Hidup dan Tak Pernah Kehilangan Pesona
“Kesepakatan ini akan segera ditindaklanjuti oleh Menteri Kebudayaan, karena pembahasan pengembalian artefak sudah cukup lama berlangsung,” ungkap Teddy.
Diplomasi Ekonomi dan Budaya
Dengan hasil lawatan ini, Presiden Prabowo dinilai berhasil membawa pulang capaian penting yang memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional. Mulai dari investasi triliunan, pembukaan pasar baru, dukungan olahraga, hingga pemulihan warisan budaya bangsa.***