WartaPesona.com- Lombok Tengah, 23 Mei 2025 — Langit biru Lombok tak sekadar menjadi lanskap menawan, tetapi juga menjadi panggung bergengsi bagi dunia olahraga udara.
Melalui penyelenggaraan Paragliding Accuracy World Cup 2025, Indonesia menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sport tourism sebagai pilar utama pariwisata berkelas dunia.
Diselenggarakan di Sky Lancing Lombok Paragliding, ajang ini menghadirkan 47 atlet dari delapan negara, yang bersaing dalam disiplin ketepatan mendarat — sebuah tantangan yang menguji presisi, teknik, dan keberanian.
Baca Juga: Bali Benoa Marina: Gerbang Baru Indonesia Menuju Pusat Pelayaran Wisata Dunia
Acara ini bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan juga ajang promosi destinasi unggulan dan keindahan bentang alam NTB.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menyatakan bahwa event ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menjadikan Lombok sebagai ikon sport tourism Indonesia.
“Paragliding World Cup ini bukan hanya kompetisi, tetapi momentum global yang mempertemukan prestasi olahraga dengan promosi destinasi pariwisata. Lombok siap menjadi etalase Indonesia di mata wisatawan olahraga dunia,” ungkapnya dalam pembukaan acara, Kamis (22/5/2025).
Baca Juga: Langkah Bijak di Tanah Suci: Panduan Keamanan Petugas Haji untuk Jemaah Indonesia
Dukungan lintas kementerian dan pemda menguatkan posisi NTB sebagai episentrum pengembangan sport tourism.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Nandito Ariotedjo, atau akrab disapa Dito, menekankan pentingnya sport tourism sebagai jembatan antara olahraga prestasi dan diplomasi budaya.
“Paragliding adalah olahraga yang menampilkan keberanian dan keindahan dalam satu paket. Ini sangat cocok untuk memperkenalkan pesona alam dan budaya Indonesia ke pasar internasional,” ujar Dito.
Baca Juga: Menjaga Integritas Destinasi: Wamenpar Tegaskan Nol Toleransi terhadap Pungli di Kawasan Wisata
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa keberhasilan NTB menyelenggarakan event bertaraf dunia ini menjadi fondasi untuk menghadirkan lebih banyak ajang internasional di masa mendatang.